Sabtu, 9 Mei 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 27 Februari 2026/ 9 Ramadan 1447 H: Ramadan adalah Hadiah dari Allah

Naskah Khutbah Jumat 27 Februari 2026/ 9 Ramadan 1447 H: Ramadan adalah Hadiah dari Allah

Tayang:
Tribunpontianak.co.id
NASKAH KHUTBAH JUMAT - Penerapan new normal akan dimulai dari tempat-tempat ibadah. . (Foto:: Salat jumat berjamaah di Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Jumat (5/6/2020). (TRIBUN PONTIANAK/UKA/PROKOPIM PEMKOT PONTIANAK) 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Ramadan bulan istimewa penuh berkah, hidayah, dan rezeki.

Allah memilih Ramadan sebagai bulan kita menjalankan rukun Islam yang keempat, yaitu ibadah puasa. 

Allah menciptakan apa yang dikehendakiNya dan Allah memilih, itulah yang membuatnya tidak sama Ramadan dengan bulan-bulan yang lain.

Untuk itu, sudah sewajibnya, disiapkan seawal mungkin bagi tiap muslim.

Pasalanya, setiap muslim yang balig sudah wajib tentunya menjaga, meningkatnkan, serta bermawas diri pada apa-apa yang mengarah pada kebaikan bahkan jika selama 11 bulan lainnya tidak ia kerjakan kebaikan sekalipun.

Ini menjadi konteks penting seorang muslim dalam beribadah puasa, selain menahan nafsu, lapar, dan dahaga, mereka juga patut mempuasakan seluruh indra penting anggota tubuh demi menutup berbagai kekurangan dan kebocoran pahala selama Ramadan.

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 27 Februari 2026: Hikmah Menjaga Pahala Puasa di Bulan Mulia

Untuk itu, topik ini bisa menjadi bagian dari pembahasan saat penyampaian Khtubah Jumat pada hari raya mingguan seluruh umat muslim, sebagai pengingat di awal Ramadan ini.

Berikut ini TribunPriangan.com telah merangkum secara singkat satu judul topik yang bisa disampaikan para khatib di jumat ini, dengan judul "Ramadan adalah Hadiah dari Allah".

"Ramadan adalah Hadiah dari Allah"

Khutbah I

اَلْحَمْدُ للهِ. اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ يَحْشُرُنَا فِي الْمَحْشَرِ. أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ الْمَلِكُ الْجَبَّارُ وَأَشْهَدُ اَنَّ حَبِيْبَنَا وَ نَبِيَّنّا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الْاِنْسِ وَالْبَشَرِ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِهِ وَاَصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ اَمَّا بَعْدُ فَيَاأَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ وَالْعَصْرِۙ اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

Ramadan adalah hadiah Allah untuk kita, saudaraku. Kenikmatan yang besar. Karena di bulan Ramadan banyak sekali pemberian-pemberian yang ingin Allah berikan kepada kita. Di antaranya adalah Allah ingin memberikan kepada kita ampunanNya. AmpunanNya yang besar tentunya sangat kita butuhkan. Karena sesungguhnya orang yang tidak diampuni oleh Allah tentu dia tidak akan merasakan surgaNya.

Saudaraku, ibadah shiyam merupakan ibadah yang agung, ibadah sangat Allah cintai, bahkan ibadah yang tidak ada tandingan. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,

عليك بالصَّومِ فإنَّه لا مثلَ له

“Hendaklah kalian berpuasa sesungguhnya ia tidak ada yang sama dengannya.” (HR. An-Nasa’i)

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 27 Februari 2026: 5 Esensi Bulan Suci Ramadan

Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengabarkan dalam hadits ini bahwa ibadah puasa tidak ada yang sama dengannya. Itu menunjukkan betapa agung dan besarnya puasa di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Ta’ala berfirman dalam hadits qudsi,

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved