Minggu, 26 April 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 20 Februari 2026: Sambut Bulan Ramadan dengan Ilmu

Berikut Ini Dia Naskah Khutbah Jumat 20 Februari 2026 Bertemakan Sambut Bulan Ramadan dengan Ilmu

Tribunpriangan.com/Dedy Herdiana
NASKAH KHUTBAH JUMAT - Sejumlah jamaah saat mendengar khutbah Jumat di Masjid Agung Trans Studio Bandung, Jumat (21/2/2025). Berikut Naskah Khutbah Jumat 20 Februari 2026: Sambut Bulan Ramadan dengan Ilmu 

Ringkasan Berita:
  • Menyambut Ramadan dengan ilmu (persiapan ilmiah/fiqih) sangat penting agar ibadah lebih bermakna, sah, dan khusyuk, bukan sekadar rutinitas tahunan.
  • Pelajari adab puasa, hal-hal yang membatalkan, dan keutamaan bulan mulia ini agar tidak sekadar lapar dan haus. Bekal ilmu, taubat, dan persiapan fisik-harta memaksimalkan panen pahala.
  • Khusus untuk khutbah pada Jumat esok hari, berikut merupakan naskah khutbah Jumat bertemakan "Sambut Bulan Ramadan dengan Ilmu".

 

TRIBUNPRIANGAN.COM – Menyambut Ramadan dengan ilmu (persiapan ilmiah/fiqih) sangat penting agar ibadah lebih bermakna, sah, dan khusyuk, bukan sekadar rutinitas tahunan.

Pelajari adab puasa, hal-hal yang membatalkan, dan keutamaan bulan mulia ini agar tidak sekadar lapar dan haus. Bekal ilmu, taubat, dan persiapan fisik-harta memaksimalkan panen pahala.

Berbicara perihal Jumat esok hari, tepatnya di hari Jumat tanggal 20 Februari 2026, kita selaku laki-laki beragama muslim akan melaksanakan ibadah Salat Jumat.

Hari Jumat yang merupakan Sayyidul Ayyam atau Penghulunya Hari pun diyakini oleh kaum muslimin sebagai hari yang penuh keberkahan.

Khusus untuk khutbah pada Jumat esok hari, berikut merupakan naskah khutbah Jumat yang sudah TribunPriangan.com lansir dari berbagai sumber 20 Februari 2026 bertemakan "Sambut Bulan Ramadan dengan Ilmu".

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 20 Februari 2026: Ancaman bagi Orang yang Nekat Batalkan Puasa Ramadan

Khutbah 1

الحَمْدُ لِلّٰهِ الْمَلِكِ الدَّيَّانِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ، وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَتَابِعِيْهِ عَلَى مَرِّ الزَّمَانِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمُنَـزَّهُ عَنِ الْجِسْمِيَّةِ وَالْجِهَةِ وَالزَّمَانِ وَالْمَكَانِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْاٰنَ  أَمَّا بَعْدُ، عِبَادَ الرَّحْمٰنِ، فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ المَنَّانِ، الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْاٰنِ: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ (البقرة: ١٨٣)  

 

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Takwa adalah sebaik-baik bekal untuk meraih kebahagiaan abadi di akhirat. Oleh karena itu, khatib mengawali khutbah yang singkat ini dengan wasiat takwa. Marilah kita semua selalu meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah subhanahu wata’ala dengan melaksanakan semua kewajiban dan meninggalkan segenap larangan.

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 2 Ramadan 1447 H/ 20 Februari 2026: Ramadan Sebagai Penetralisir Noda Jiwa

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Ibadah puasa memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh ibadah-ibadah yang lain. Di antaranya adalah seperti yang disabdakan oleh Baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:  

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ اٰدَمَ يُضَاعَفُ، الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعمِائَة ضِعْفٍ، قَالَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ: إِلَّا الصَّوْمَ، فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ، يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِي (رَوَاهُ مُسْلِمٌ)

Artinya: “Setiap amal baik anak Adam dilipatgandakan pahalanya. Satu kebaikan balasannya adalah sepuluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipat. Allah ta’ala berfirman (dalam hadits qudsi): “Kecuali puasa, karena sesungguhnya puasa itu milik-Ku dan Aku langsung yang akan membalasnya, orang yang berpuasa meninggalkan syahwat dan makanannya karena Aku” (HR Muslim)

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved