Naskah Khutbah Jumat
Naskah Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Mengobati Hati dari Penyakit Riya
Berikut ini terdapat info tentang, Naskah Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Mengobati Hati dari Penyakit Riya
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
TRIBUNPRIANGAN.COM - Setiap manusia dibekali objek tertentu untuk menjalani tugasnya di dunia, denga fungsi berbeda-beda dan saling terhubung satu sama lain.
Objek penting tersebut selalu tertuju untuk mengarahkan seorang muslim dalam menjalani hidup sesuai dengan arah dan jalan yang baik, termasuk dua inti penting bagian tubuh yakni Pikiran dan Hati.
Jika pikiran sejatinya berisi penalaran sering disebut juga dengan Akal yang diberi berjuta fasilitas oelh Allah untuk manusia berfikir dan bertindak sesuai aturan dan perintah agama.
Namun berbeda dengan hati yang terhubung langsung dengan sang pencipta dari berbagai lini, juga menjadi titik utama dari hasil perbuatan yang bijak maupun maksiat.
Ya, hati atau yang biasa dikenal dengan Qolbu perlu untuk dijaga dan terus dibersihkan dari berbagai pengaruh buruk dalam kehidupan yang bisa berakibat fatal dalam kehidupan seorang musli.
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat: Persiapan Kebersihan Hati Sambut Ramadan 2026
Untuk itu, penting rasanya untuk terus diingatkan mengenai berbagai penyakit hati yang kerap tidak disadari berdiam diri dalam hati seorang muslim, termasuk sifat Riya.
Kali ini TribunPriangan ingin mengulas topik penting ini dalam penyampaian Khutbah Jumat sebagai pengingat bagi setiap muslim akan bahayanya penyakit hati yakni Riya.
Khutbah I
الحَمْدُ لِلّٰهِ الْمَلِكِ الدَّيَّانِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ، وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَتَابِعِيْهِ عَلَى مَرِّ الزَّمَانِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمُنَـزَّهُ عَنِ الْجِسْمِيَّةِ وَالْجِهَةِ وَالزَّمَانِ وَالْمَكَانِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ كَانَ خُلُقَهُ الْقُرْآنُ
أَمَّا بَعْدُ، عِبَادَ الرَّحْمٰنِ، فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ المَنَّانِ، الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ: لَا خَيْرَ فِيْ كَثِيْرٍ مِّنْ نَّجْوٰىهُمْ اِلَّا مَنْ اَمَرَ بِصَدَقَةٍ اَوْ مَعْرُوْفٍ اَوْ اِصْلَاحٍۢ بَيْنَ النَّاسِۗ وَمَنْ يَّفْعَلْ ذٰلِكَ ابْتِغَاۤءَ مَرْضَاتِ اللّٰهِ فَسَوْفَ نُؤْتِيْهِ اَجْرًا عَظِِيمًا
Jamaah sekalian yang dirahmati Allah,
Takwa adalah kata yang ringan untuk diucapkan, akan tetapi berat dalam timbangan amal perbuatan. Takwa tempatnya adalah hati. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menunjuk ke dadanya tiga kali dan mengatakan:
اَلتَّقْوَى هَا هُنَا، اَلتَّقْوَى هَا هُنَا (رَوَاهُ أَحْمَدُ فِي مُسْنَدِهِ) ـ
Artinya: “Takwa ada di sini, takwa ada di sini” (HR Ahmad dalam Musnad-nya).
Jadi, hati adalah pemimpin anggota badan. Jika hati baik, maka seluruh anggota badan akan baik sehingga orang menjadi bertakwa. Sebaliknya jika hati rusak, maka anggota badan menjadi rusak sehingga orang menjadi pelaku maksiat.
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 6 Februari 2025: Syaban di Ruang Tamu, Ramadan di Depan Pintu
Naskah Khutbah Jumat Februari
Khutbah Jumat Syaban
Naskah Khutbah Jumat Ramadhan
Naskah Khutbah Jumat Terbaru
Naskah Khutbah Jumat Hari Ini
Naskah Khutbah Jumat
Contoh Teks Khutbah Jumat
Naskhah Khutbah Jumat Ramadhan
Teks Khutbah Jumat
khutbah Jumat
| Naskah Khutbah Jumat 6 Februari 2025: Syaban di Ruang Tamu, Ramadan di Depan Pintu |
|
|---|
| Naskah Khutbah Jumat 6 Februari 2026: Apa yang Harus Disiapkan untuk Sambut Bulan Suci Ramadan? |
|
|---|
| Naskah Khutbah Jumat 6 Februari 2026: Melatih Kejujuran di Bulan Ramadan |
|
|---|
| Naskah Singkat Khutbah Jumat 6 Februari 2026: Hati Sumber Kebaikan dan Keburukan Manusia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Polres-Tasikmalaya-gelar-salat-gaib.jpg)