Kamis, 16 April 2026

Gempa Pacitan

Guncangan Gempa Pacitan Terekam Jelas via CCTV di Bukit Cinomati, Daryono: Jenis Gempa Megathrust

Guncangan gempa besar di Pacitan dini hari tadi terekam jelas di Bukit Cinomati, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta melalui rekaman CCTV.

Penulis: Dedy Herdiana | Editor: Dedy Herdiana
Tangkap layar X @daryono
TEREKAM CCTV - Guncangan gempa besar di Pacitan pada Jumat (6/2/2026) dini hari tadi terekam jelas di Bukit Cinomati, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta melalui rekaman CCTV. 

Ringkasan Berita:
  • Gempa Pacitan dini hari terekam CCTV di Bantul; BMKG memperbarui magnitudo dari M6,5 menjadi M6,2.
  • Guncangan terasa luas di Jatim–DIY, terkuat Pacitan, Bantul, Sleman; satu rumah dilaporkan ambruk.
  • BMKG pastikan gempa megathrust dangkal ini tidak berpotensi tsunami.

 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Guncangan gempa besar di Pacitan dini hari tadi terekam jelas di Bukit Cinomati, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta melalui rekaman CCTV.

Hal ini diungkapkan Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono Prawiro Sekti, melalui unggahan media sosialnya di X @DaryonoBMKG, Jumat (6/2/2026) pagi.

Gempa Pacitan yang disebutkan BMKG berkekuatan Magnitudo 6,5 kemudian menjadi M 6,4 dinyatakan Daryono berkekuatan Magnitudo 6,2.

Sebelumnya BMKG menyebutkan di X bahwa gempa M6,5 pada pukul 01.06.11 WIB terjadi di 89 Km Tenggara Pacitan dengan kedalaman pusat gempa 10 Km.

"#Gempa Mag:6.5, 06-Feb-2026 01:06:11WIB, Lok:8.98LS, 111.17BT (89 km Tenggara PACITAN-JATIM), Kedlmn:10 Km #BMKG Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG.

Beberapa menit kemudian, BMKG menyebutkan gempa M6,4 pada pukul 01.06.10 WIB terjadi di 90 Km Tenggara Pacitan dengan kedalaman pusat gempa 10 Km, dan tidak berpotensi Tsunami.

"#Gempa Mag:6.4, 06-Feb-26 01:06:10 WIB, Lok:8.99 LS,111.18 BT (90 km Tenggara PACITAN-JATIM), Kedlmn:10 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG," tulis BMKG.

Sementara Daryono Prawiro Sekti menyebutkan gempa M6,2 pada pukul 01.06.10 WIB terjadi di 89 Km Tenggara Pacitan dengan kedalaman pusat gempa 58 Km.

"Jumat 06 Februari 2026 pukul 01.06.10 WIB Pacitan, Jawa Timur diguncang gempa magnitudo M6,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,98° LS ; 111,18° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 89 Km arah Tenggara Kota Pacitan, Jawa Timur pada kedalaman 58 km," tulis Daryono.

GEMPA BUMI - Tangkapan layar BMKG terkait gempa yang ada di Perairan wilayah Pacitan Jawa Timur. Warga Malang hingga Jogja merasakan getarannya, Jumat (6/2/2026) dinihari
GEMPA BUMI - Tangkapan layar BMKG terkait gempa yang ada di Perairan wilayah Pacitan Jawa Timur. Warga Malang hingga Jogja merasakan getarannya, Jumat (6/2/2026) dinihari (Istimewa/TribunJatim.com)

BREAKING NEWS: Gempa di Perairan Pacitan Kekuatan 6,4 Magnitudo, Dirasakan Warga Malang hingga Jogja

Daryono juga menyatakan Gempa Pacitan tersebut guncangannya dirasakan paling kuat di Pacitan, Bantul, dan Sleman. Kemudian agak kuat di Kulon Progo, Trenggalek, Wonogiri, Malang, Cirebon, Blitar, Surakarta, Karanganyar, Magelang, Jombang, Tulungagung, Ponorogo, Magetan, Nganjuk, Wonosobo, dan Banjarnegara. Selanjutkan terasa pula di Tuban dan Jepara.

"Gempa Pacitan pagi inii dirasakan di Bantul, Sleman, Pacitan IV MMI , di Kulon Progo, Trenggalek, Wonogiri, Malang, Cirebon, Blitar, Surakarta, Karanganyar, Magelang, Jombang, Tulungagung, Ponorogo, Magetan, Nganjuk, Wonosobo, & Banjarnegara III MMI, di Tuban dan Jepara II MMI," tulisnya.

Meski banyak daerah yang merasakan guncangan gempa Pacitan, Daryono menegaskan bahwa gempa Pacitan tersebut tidak berpotensi Tsunami.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa Gempa Pacitan pagi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," tulisnya.

Daryono juga menyatakan bahwa guncangan Gempa Pacitan tersebut menyebabkan sejumlah rumah rusak dan dalam video yang diunggahnya terdapat satu rumah yang ambruk di Pacitan.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved