Rabu, 3 Juni 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 30 Januari 2026: Kematian Seorang Mukmin Ditangisi Langit dan Bumi

Naskah Khutbah Jumat 30 Januari 2026: Kematian Seorang Mukmin Ditangisi Langit dan Bumi

Tayang:
TribunPekanbaru.com
KHUTBAH JUMAT TERBARU - Naskah Khutbah Jumat 30 Januari 2026: Kematian Seorang Mukmin Ditangisi Langit dan Bumi. Ilustrasi Sholat Jenazah (archive.kepriprov.go.id) 

Ringkasan Berita:
  • Kematian tidak pernah memberikan kabar pada mereka yang akan pulang ke RahmatuLlah, dan menjadi momok yang menakutkan.
  • Berbanding terbalik dengan penjelasan Al-Quran jika muslim tersebut beriman kematiannya yang taat pada Tuhan sangat dirindukan penduduk langit.
  • Sebagai pengingat, sudah sepatutnya bahasan tentang kematian yang baik dan dirindukan penduduk langit ini dijadikan motifasi hidup setiap umat, salah satu sarana yang bisa dijadikan pengingat adalah saat penyampaian Khutbah Jumat.

TRIBUNPRIANGAN.COM - Kematian tidak pernah memberikan kabar pada merek yang akan pulang ke RahmatuLlah.

Rasanya kata tersebut, harus terus terdengar dan tertanam di hati dan pikiran seorang muslim yang telah balig dan beriman pada Allah.

Pasalnya, kematian oleh sebagian orang, menjadi momok yang menakutkan.

Berbanding terbalik dengan yang telah dijelaskan dalam Al-Quran jika muslim tersebut beriman, dan percaya akan kebesaran Allah yang menyediakan kehidupan lain setelah kematian tersebut sampai padanya.

Bahkan ada dalam penjelasan lain, jika kematian penduduk bumi yang taat pada Tuhannya sangat dirindukan penduduk langit.

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 30 Januari 2026: Muhasabah di Bulan Syaban

Sebagai pengingat, sudah sepatutnya bahasan tentang kematian yang baik dan dirindukan penduduk langit ini dijadikan motifasi hidup setiap umat.

Salah satu sarana yang bisa dijadikan pengingat adalah saat penyampaian Khutbah Jumat.

Berikut ini, TribunPriangan telah merangkumnya dalam naskah yang bisa digunakan secara langsung terutama bagi para Khotib yang diberi tugas untuk berkhutbah pada shalat Jumat.

Kematian Seorang Mukmin Ditangisi Langit dan Bumi

Khutbah I

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه
قال الله تعالى فى كتابه الكريم، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
وقال تعالى، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا
يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
أَمَّا بَعْدُ، فإِنَّ أَصَدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ ، وَأَحْسَنَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا ، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلالَةٌ ، وَكُلَّ ضَلالَةٍ فِي النَّارِ

Ummatal Islam,

Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala memulikan orang yang beriman dengan semulia-mulianya. Dimana Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan orang-orang yang beriman adalah orang-orang yang memberikan manfaat untuk dunia dan akhiratnya. Bahkan saudaraku, orang-orang yang beriman itu apabila ia meninggal dunia ditangisi oleh bumi dan langit sebagai kemuliaan mereka disisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Ta’ala berfirman:

فَمَا بَكَتْ عَلَيْهِمُ السَّمَاءُ وَالْأَرْضُ

“Tidaklah langit dan bumi menangisi mereka (Fir’aun dan bala tentaranya)”

Ada seorang laki-laki datang kepada Abdullah bin Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma. Lalu ia berkata, “Wahai Ibnu Abbas, apakah langit dan bumi bisa menangisi seseorang?” Kata Ibnu Abbas, “Iya”

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 30 Januari 2026: Mari Hidupkan Malam Nisfu Syaban

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved