Senin, 8 Juni 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 23 Januari 2026: Jaga Lisan di Era Digital

Berikut Ini Dia Naskah Khutbah Jumat 23 Januari 2026: Kewajiban Menjaga Lisan di Era Digital

Tayang:
TribunMedan.com
NASKAH KHUTBAH JUMAT - Naskah Khutbah Shalat Jumat (Ilustrasi Suasana Pelaksanaan Sholat Berjamaah di dalam Masjid - (Dok.TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)). Berikut Naskah Khutbah Jumat 23 Januari 2026: Kewajiban Menjaga Lisan di Era Digital 

Banyak faktor yang dapat mendorong kita untuk tergelincir dalam perbuatan yang mudharat dalam menjaga lisan, baik itu karena pengaruh lingkungan keluarga, pertemanan, maupun tekanan sosial. Untuk tetap istiqomah dalam menjaga lisan, kita memerlukan niat yang kuat dan keteguhan iman. Kita harus senantiasa berhati-hati dalam menyikapi segala sesuatu, mengingat besarnya dampak dari setiap perkataan yang kita lontarkan, baik di dunia nyata maupun dunia maya.

Allah Swt mengingatkan kita dalam surah Az-Zumar ayat 9, yang artinya:

اَمَّنْ هُوَ قَانِتٌ اٰنَاۤءَ الَّيْلِ سَاجِدًا وَّقَاۤىِٕمًا يَّحْذَرُ الْاٰخِرَةَ وَيَرْجُوْا رَحْمَةَ رَبِّهٖۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِى الَّذِيْنَ يَعْلَمُوْنَ وَالَّذِيْنَ لَا يَعْلَمُوْنَ ۗ اِنَّمَا يَتَذَكَّرُ اُولُوا الْاَلْبَابِ ࣖ

Artinya: (Apakah kamu orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah pada waktu malam dengan sujud dan berdiri, karena takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah, “Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sebenarnya hanya orang yang berakal sehat yang dapat menerima pelajaran.

Ayat ini menegaskan bahwa orang yang berilmu dan berhati-hati dalam setiap langkahnya adalah orang yang lebih beruntung. Mereka selalu berpikir sebelum berbicara atau bertindak, dan mereka khawatir akan akibat yang mungkin timbul dari ucapan maupun perbuatan mereka.

Allah juga memperingatkan kepada kita bahwa setiap ucapan kita akan dicatat oleh malaikat. Hal ini tertuang dalam surah Qaaf ayat 18:

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ اِلَّا لَدَيْهِ رَقِيْبٌ عَتِيْدٌ

Artinya: “Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat).”

Maka, setiap kata yang keluar dari mulut kita atau yang kita ketik di media sosial, semuanya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah kelak.

Baca juga: Teks Singkat Khutbah Jumat 16 Januari 2026: Tujuan Tahapan Isra dan Miraj di Bulan Rajab

Hadirin yang berbahagia,

Di era digital saat ini, arus informasi begitu cepat dan deras. Setiap saat kita menerima dan membagikan informasi, baik itu melalui media sosial, pesan singkat, atau aplikasi lainnya. Namun, dengan manfaat besar yang dibawa oleh teknologi ini, kita juga dituntut untuk menjadi pengguna yang bijak. Sebagaimana Rasulullah Saw telah mengajarkan kita untuk selalu berhati-hati dalam berbicara dan bertindak.

Dalam sebuah hadits disebutkan,

إِنَّ رَجُلاً سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيِّ الْمُسْلِمِيْنَ خَيْرً قَالَ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ

Artinya: “Ada seorang laki-laki yang bertanya kepada Rasulullah Saw, “Siapakah orang muslim yang paling baik ?’Beliau menjawab, “Seseorang yang orang-orang muslim yang lain selamat dari gangguan lisan dan tangannya”.

Hadits ini mengingatkan kita bahwa keburukan tidak hanya datang dari ucapan, tetapi juga dari perbuatan, termasuk apa yang kita tuliskan dan bagikan.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved