Minggu, 19 April 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 23 Januari 2026: Suka Cita Hati Sambut Ramadhan

Naskah Khutbah Jumat 23 Januari 2026: Bergembiralah Menyambut Datangnya Syahrul Ramadhan

Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
Tribunpriangan.com/Dedy Herdiana
NASKAH KHUTBAH JUMAT - Naskah Khutbah Jumat 23 Januari 2026: Bergembiralah Menyambut Datangnya Syahrul Ramadhan. (foto: Sejumlah jemaah usai mendengarkan pembacaan naskah khutbah Jumat di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Jumat (4/4/2025). 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Syahrul Ramadhan hampir sampai pada umat Muslim dunia.

Beruntunglah kita yang masih diberi umur untuk bertemu lagi dengan bulan yang lebih baik dari seribu bulan lainnya ini.

Sebab, mereka yang berpulang terlebih dulu sudah habis waktu untuk bertemu dan memohon ampunan pada bulan yang juga digunakan untuk menurunkan ayat demi ayat dalam Al-Qur'an tersebut.

Oleh karenanya kita patut mensyukuri dengan bergembira atas datangnya bulan suci tersebut.

Ini bisa jadi topi yang menarik bagi para Khatib dalam penyampaian Khutbah Jumat pada pelaksanaan Shalat Jumat, termasuk pada tanggal 23 Januari 2026 mendatang.

Untuk mempermudah, berikut ini TribunPriangan telah merangkumnya dalam artikel berikut yang bisa dijadikan acuan dalam khutbah jumat sebagai pengingat sebelum datangnya Ramdhan 2026 mendatang.

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 23 Januari 2025: Ramadhan Hampir Tiba, Mari Bersiap dengan Bersihkan Qalbu

Khutbah Jumat: Bergembiralah Menyambut Datangnya Syahrul Ramadhan

Khutbah I

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَـقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُوْنَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلٰهَ إِلاَّ اللّٰه وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللّٰه، اَللّٰهُـمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ اللّٰه، أُوْصِيْنِيِ نَفْسِيْ وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللّٰه، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. وَقَالَ تَعَالَى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. صَدَقَ اللّٰهُ الْعَظِيمْ.

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta'ala, yang dengan rahmat dan hidayah-Nya kita dapat berkumpul di masjid ini. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya.

Jamaah yang dirahmati Allah

Marilah kita membuka hati dan pikiran untuk menyambut bulan suci Ramadhan, bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Bulan yang dinantikan oleh seluruh umat Islam sebagai momen untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan ibadah, dan memperbaiki diri.

Bulan Ramadhan merupakan bulan di mana Al-Qur'an diturunkan sebagai petunjuk bagi umat manusia. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Baqarah (2): 185.

شَهۡرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِيٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلۡقُرۡءَانُ هُدٗى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٖ مِّنَ ٱلۡهُدَىٰ وَٱلۡفُرۡقَانِۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ ٱلشَّهۡرَ فَلۡيَصُمۡهُۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوۡ عَلَىٰ سَفَرٖ فَعِدَّةٞ مِّنۡ أَيَّامٍ أُخَرَۗ يُرِيدُ ٱللَّهُ بِكُمُ ٱلۡيُسۡرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ ٱلۡعُسۡرَ وَلِتُكۡمِلُواْ ٱلۡعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمۡ وَلَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ

Artinya: "Bulan Ramadhan ialah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, petunjuk bagi umat manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk tersebut serta pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa. Barangsiapa sakit atau dalam keadaan safar (musafir), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur."

Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 16 Januari 2026: Raih Pribadi Rajabi Persiapan Menjadi Ramadhani

Ayat ini menggariskan bahwa puasa Ramadhan adalah sebuah kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu melakukannya. Puasa bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menuntut kesabaran, pengendalian diri, dan meningkatkan kualitas spiritual.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved