Minggu, 19 April 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 23 Januari 2026: Ciri Orang yang Bangkrut dalam Beragama

Berikut Ini Dia Naskah Khutbah Jumat 23 Januari 2026: Ciri Orang yang Bangkrut dalam Beragama

Tribunjabar.id/Gani Kurniawan
KHUTBAH JUMAT - Ribuan jemaah menjalankan ibadah salat Jumat di Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat (10/7/2015). ----keterangan konteks berita sekarang-----. (Foto arsipTribunnews.com, 10 Juli 2015). Berikut Naskah Khutbah Jumat 23 Januari 2026: Ciri Orang yang Bangkrut dalam Beragama 

TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, ciri orang bangkrut dalam beragama, menurut ajaran Islam, adalah mereka yang datang di hari kiamat membawa banyak pahala ibadah ritual (shalat, puasa, zakat) tetapi tidak dibarengi akhlak mulia dan sering menzalimi sesama, seperti mencaci-maki, memakan harta orang lain, membunuh, atau memukul; pahala mereka akan habis untuk menebus dosa sosial ini, dan jika tidak cukup, mereka akan menanggung dosa orang yang dizalimi hingga akhirnya dilemparkan ke neraka, menunjukkan bahwa ibadah vertikal tidak berarti tanpa ibadah sosial yang baik.

Berbicara perihal Jumat lusa nanti, tepatnya di hari Jumat tanggal 23 Januari 2026, kita selaku laki-laki beragama muslim akan melaksanakan ibadah Salat Jumat.

Hari Jumat yang merupakan Sayyidul Ayyam atau Penghulunya Hari pun diyakini oleh kaum muslimin sebagai hari yang penuh keberkahan.

Khusus untuk khutbah pada Jumat lusa nanti, berikut merupakan naskah khutbah Jumat yang sudah TribunPriangan.com lansir dari berbagai sumber 23 Januari 2026 bertemakan "Ciri Orang yang Bangkrut dalam Beragama".

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 23 Januari 2026: Bergembiralah Menyambut Datangnya Syahrul Ramadhan

Khutbah 1

اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لا شَرِيك لَه، ذُو اْلجَلالِ وَالإكْرام، وَأَشْهَدُ أَنّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسولُه، اللّهُمَّ صَلِّ و سَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّدٍ وَعَلَى الِه وَأصْحابِهِ وَالتَّابِعينَ بِإحْسانِ إلَى يَوْمِ الدِّين، أَمَّا بَعْدُ: فَيَايُّهَا الإِخْوَان، أوْصُيْكُمْ وَ نَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنْ، قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي اْلقُرْانِ اْلكَرِيمْ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الَّشيْطَانِ الرَّجِيْم}، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمْ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا الله وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ الله وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا وقال تعالى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. صَدَقَ اللهُ العَظِيمْ   

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 23 Januari 2025: 5 Keadaan yang Harus Dimiliki Muslimin Sebelum Masuk Ramadhan

Jamaah Jumát hafidhakumullâh,    

Pada suatu kesempatan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertanya kepada para sahabat apakah mereka tahu yang disebut orang bangkrut. Hal ini sebagaimana dikisahkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anh sebagai berikut:  

 أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: أَتَدْرُوْنَ مَا الْمُفْلِسُ؟    

Artinya: Sesungguhnya Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam bertanya: “Tahukah kalian siapakah yang dinamakan orang bangkrut?”  

قَالُوْا: اَلْمُفْلِسُ فِيْنَا مَنْ لاَ دِرْهَمَ لَهُ وَلاَ مَتَاعَ   

Artinya: Mereka (para sahabat) menjawab: “Orang bangkrut menurut pendapat kami ialah mereka yang tidak mempunyai uang dan tidak pula mempunyai harta benda.”   

Jawaban seperti itu ternyata bukan sebagaimana yang dimaksudkan Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam. Beliau tidak bertanya tentang ekonomi. Beliau ingin mengajak para sahabat mengetahui bahwa kebangkrutan bisa terjadi tidak hanya dalam bidang ekonomi, tetapi juga dalam bidang agama. Jadi di dalam agama juga ada perhitungan matematis terkait pahala dan dosa, seperti penambahan dan pengurangan di antara sesama manusia. Hal ini terjadi pada saat semua manusia berada di Padang Makhsyar untuk menjalani hisab yang akan menentukan apakah seseorang akan masuk surga atau neraka.    

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 23 Januari 2025: Ramadhan Hampir Tiba, Mari Bersiap dengan Bersihkan Qalbu

Jamaah Jumát hafidhakumullâh,    

Dengan perhitungan seperti itu, dapat diketahui apakah seseorang akan termasuk orang beruntung atau justru orang bangkrut di akherat kelak. Adapaun yang dimaksud bangkrut dalam agama adalah sebagaimana penjelasan Rasulullah dalam lanjutan hadits berikut:   

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved