Naskah Khutbah Jumat
Naskah Khutbah Jumat 2 Januari 2026 Bertemakan Renungan Awal Tahun
Berikut Ini Dia Naskah Khutbah Jumat Tanggal 2 Januari 2026 yang Bertemakan Renungan Awal Tahun
Penulis: Riswan Ramadhan Hidayat | Editor: Dedy Herdiana
Pun soal keburukan yang telah lalu, di tahun ini, kita harus bisa menghapusnya. Paling tidak, kita berupaya untuk mengurangi sedikit demi sedikit agar pada waktunya nanti, kita tidak lagi berlaku demikian.
Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 2 Januari 2026: Syukur Atas Nikmat Selama Setahun
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah swt.
Perlunya kita menjadikan masa lalu sebagai pertimbangan itu sudah digariskan Allah swt dalam Al-Qur’an Surat Al-Hasyr ayat 18 berikut.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَۗ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ ۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS Al-Hasyr: 18)
Imam Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya, Tafsir al-Qur’an al-Azhim, menjelaskan bahwa maksud dari memperhatikan apa yang telah diperbuat adalah menilai diri sendiri sebelum pada waktunya nanti bakal dihisab, yakni di akhirat. Hal ini guna melihat apa saja yang telah kita siapkan sebagai bekal untuk menghadap kepada Allah swt kelak.
Sebab, kita tentu pernah mendengar bahwa kita harus bekerja keras untuk dunia seakan kita hidup selamanya. Kita juga harus beramal baik untuk akhirat, seakan esok kita akan mati.
Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 2 Januari 2026: 3 Cara Mudah Bermuhasabah Diri
Jamaah Jumat yang berbahagia,
Ayat tersebut juga mengingatkan kita akan amal yang telah kita lakukan. Imam As-Shawi dalam Hasyiyah atas Tafsir Jalalain mengatakan, bahwa seluruh amal yang kita perbuat di dunia ini sebetulnya akan tampak balasannya di hari kiamat kelak. Karenanya, Allah swt mengingatkan kita untuk bertakwa dua kali dalam ayat tersebut.
Menurut Imam Al-Qurthubi, takwa pertama mengingatkan kita agar bertobat atas dosa-dosa lalu, sedangkan kedua sebagai pengingat agar takut bermaksiat di masa yang akan datang.
Hal tersebut juga sejalan dengan sebuah hadits Rasulullah saw yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Imam Tirmidzi, dan Imam Ibnu Majah berikut.
الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ وَالْأَحْمَقُ مَنْ أَتْبَعَ نَفْسَهُ هَوَاهَا وَتَمَنَّى عَلَى الله الْأَمَانِيَّ
Artinya: “Orang bijak adalah dia yang mengutuk dirinya sendiri dan bekerja untuk apa setelah kematian, dan orang bodoh adalah dia yang mengikuti keinginannya sendiri dan melimpahkan aspirasinya kepada Tuhan.”
Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 2 Januari 2026: Introspeksi Diri di Penghujung Tahun
Jamaah Jumat yang berbahagia,
Oleh karena itu, mari kita bermuhasabah diri atas apa yang telah kita lakukan pada tahun-tahun lalu, dan mulai kita perbaiki di tahun baru 2023 ini. Dengan begitu, semoga kita bisa memperoleh derajat ketakwaan yang lebih tinggi sehingga di akhirat kelak, kita akan mendapatkan nikmat hakiki dari Allah swt.
Naskah Khutbah Jumat
khutbah Jumat
Salat Jumat
Renungan Awal Tahun
Sayyidul Ayyam
Teks Khutbah Jumat
| Naskah Khutbah Jumat 2 Januari 2026: Momentum Akhir Tahun, Manfaatkan Untuk Bertobat |
|
|---|
| Naskah Singkat Khutbah Jumat 2 Januari 2026: Muhasabah Diri Perbaiki Kekurangan Tahun Lalu |
|
|---|
| Naskah Singkat Khutbah Jumat 2 Januari 2026: Syukur Atas Nikmat Selama Setahun |
|
|---|
| Naskah Singkat Khutbah Jumat 2 Januari 2026: 3 Cara Mudah Bermuhasabah Diri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/naskah-khutbah-Jumat-di-Masjid-Agung-Kota-Tasikmalaya-1.jpg)