Naskah Khutbah Jumat
Naskah Khutbah Jumat 2 Januari 2026: Sadari Peringatan Allah Setiap Pergantian Tahun
Naskah Khutbah Jumat 2 Januari 2026: Sadari Peringatan Allah Setiap Pergantian Tahun
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
Pertama-tama dan yang paling utama marilah kita bersama-sama meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta memanjatkan puja dan puji sykur kita kepada Allah SWT yang tanpa henti memberikan semua nikmat kesehatan dan kesempatan.
Tidak lupa juga untuk senantiasa bershalawat serta salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw. yang membawa peradaban Islam dan membebaskan umat dari zaman kejahiliyahan.
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah
Pergantian hari, bulan, dan adalah sunnatullah yang sarat makna bagi kita. Tidak kurang Allah mengabadikan pentingnya waktu melalui representasi surat Al-‘Ashr. Sunnatullah ini juga diindikasikan dalam firman Allah surat Ar-Ra’d ayat 2:
ٱللَّهُ ٱلَّذِي رَفَعَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ بِغَيۡرِ عَمَدٖ تَرَوۡنَهَاۖ ثُمَّ ٱسۡتَوَىٰ عَلَى ٱلۡعَرۡشِۖ وَسَخَّرَ ٱلشَّمۡسَ وَٱلۡقَمَرَۖ كُلّٞ يَجۡرِي لِأَجَلٖ مُّسَمّٗىۚ يُدَبِّرُ ٱلۡأَمۡرَ يُفَصِّلُ ٱلۡأٓيَٰتِ لَعَلَّكُم بِلِقَآءِ رَبِّكُمۡ تُوقِنُونَ ٢
“Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ´Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan(mu) dengan Tuhanmu.”
Namun, jama’ah sekalian, pergantian waktu bukan sekadar angka kalender. Ia adalah pengingat. Terlebih ketika pergantian waktu itu diiringi dengan berbagai musibah dan bencana yang terjadi di negeri kita. Beberapa waktu terakhir, kita menyaksikan bencana alam melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan berbagai daerah lain di Indonesia. Banjir, longsor, gempa, dan musibah lainnya merenggut harta, tempat tinggal, bahkan nyawa saudara-saudara kita. Peristiwa ini bukan sekadar berita. Itu adalah ayat-ayat Allah yang nyata.
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 2 Januari 2026: Introspeksi Diri di Penghujung Tahun
Sementara itu dalam surat Al-Baqarah ayat 164, Allah ‘menyentil’ kita yang masih bergeming tidak menyadari kebesaran sang Khaliq padahal begitu banyaknya bukti dan indikator kekuasaan Allah dari fenomena alam yang kita alami.
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.”
Bahwa pada pergantian malam dan siang, pada hujan yang turun, dan pada berbagai fenomena alam terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang mau berpikir. Maka, ketika alam “berbicara” dengan cara seperti ini, seorang mukmin tidak boleh lalai. Musibah bukan hanya ujian bagi korban, tetapi juga peringatan bagi yang masih diberi keselamatan.
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah
Di penghujung tahun ini, kita dihadapkan pada berbagai peristiwa bencana alam yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah daerah lainnya. Peristiwa tersebut bukan sekadar fenomena alam, tetapi bagian dari ayat-ayat Allah yang harus kita sikapi dengan iman, ilmu, dan amal.
Ada beberapa hal penting yang perlu kita garis bawahi dalam memaknai akhir tahun dan musibah ini sebagai seorang Muslim, yaitu: pertama, musibah mengajarkan muhasabah. Muhasabah adalah evaluasi diri yang jujur dan mendalam.
Allah SWT berfirman: "Dan apa saja musibah yang menimpa kamu, maka itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (kesalahanmu).” (QS. Asy-Syura [42]: 30).
Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 26 Desember 2025: Jadikan Semua Poin Halal sebagai Gaya Hidup
Ayat ini mengajak kita untuk melakukan muhasabah, evaluasi diri yang jujur dan mendalam. Seorang Muslim tidak boleh hanya menyalahkan keadaan, tetapi harus bertanya: sejauh mana iman, syukur, dan sabar telah kita jalankan.
Khutbah Jumat Rajab
Naskah Khutbah Jumat Desember
Naskah Khutbah Jumat Januari
khutbah Jumat
Contoh Teks Khutbah Jumat
Naskah Khutbah Jumat
Naskah Khutbah Jumat Hari Ini
Khutbah Jumat Akhir Tahun
| Naskah Khutbah Jumat 2 Januari 2026: Syukur atas Nikmat Selama Setahun |
|
|---|
| Naskah Khutbah Jumat 2 Januari 2026: Introspeksi Diri di Penghujung Tahun |
|
|---|
| Naskah Resmi Kemenag Khutbah Jumat 26 Desember 2025: Premanisme, Kezaliman yang Merusak Masyarakat |
|
|---|
| Naskah Resmi dari Kemenag Khutbah Jumat 26 Desember 2025: Pentingnya Silaturahmi Sesama Umat Manusia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Ilustrasi-Sholat-Subuh.jpg)