Senin, 11 Mei 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Singkat Khutbah Jumat 5 Desember 2025: Maksiat dan Dosa Kurangi Iman

Berikut Ini Dia Naskah Singkat Khutbah Jumat 5 Desember 2025: Maksiat dan Dosa Kurangi Iman

Tayang:
Tribunjabar.id/Gani Kurniawan
KHUTBAH JUMAT - Ribuan jemaah menjalankan ibadah salat Jumat di Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat (10/7/2015). Berikut Naskah Singkat Khutbah Jumat 5 Desember 2025: Maksiat dan Dosa Kurangi Iman 

Artinya: “Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas.”

Tanda ini sangat jelas terlihat bagi mereka yang malas melaksanakan amal ketaatan, tumbuh dari sikap kurangnya rasa kepedulian terhadap hukum dan keutamaan amal ketaatan tersebut. Akhirnya ia mulai meremehkan kedisiplinan waktu pelaksanaan amal ketaatan. Seolah, ia telah kehilangan harapan besar untuk mengharap pahala dari Allah ‘azza wajalla.

Tanda lemahnya iman berupa malas ibadah ini terwujud dalam sikap menunda pelaksanaan haji padahal ia mampu, mundur dari medan perang padahal dia mampu untuk maju, menunda pelaksanaan shalat wajib padahal tidak ada uzur, bermalas-malas mendatangi shalat Jumat padahal dalam kondisi longgar.

Dimana tanda ini sangat bertolak belakang dengan apa yang difirmankan Allah ‘azza wajalla, dalam (QS. Al-Anbiya: 90)

فَاسْتَجَبْنَا لَهٗ ۖوَوَهَبْنَا لَهٗ يَحْيٰى وَاَصْلَحْنَا لَهٗ زَوْجَهٗۗ اِنَّهُمْ كَانُوْا يُسٰرِعُوْنَ فِى الْخَيْرٰتِ وَيَدْعُوْنَنَا رَغَبًا وَّرَهَبًاۗ وَكَانُوْا لَنَا خٰشِعِيْنَ

Artinya: “Maka Kami kabulkan doanya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya, dan Kami jadikan istrinya dapat mengandung. Sungguh, mereka selalu bersegera dalam mengerjakan kebaikan, dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka orang-orang yang khusyuk kepada Kami.”

Tanda ini juga telah diingatkan RasuluLlah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sabdanya (HR. Abu Daud No. 679)

لاَ يَزَالُ قَوْمٌ يَتَأَخَّرُونَ عَنِ الصَّفِّ الأَوَّلِ حَتَّى يُؤَخِّرَهُمُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِى النَّارِ

Artinya: “Tiada henti-hentinya suatu kaum mengakhirkan dari shaf pertama sehingga Allah mengakhirkan mereka dalam neraka.”

Ketika ia tidur, sama sekali tidak memiliki kewaspadaan jika saja tidurnya melampaui jadwal waktu shalat.

Bahkan ia tidak berhasrat untuk mengqadha shalat yang ia tinggalkan.

Ia tidak peduli untuk ikut shalat Ide bersama kaum muslimin. Ia tidak peduli untuk ikut menyalatkan dan mengantar jenazah muslim ke pemakamannya.

Ia tidak peduli untuk ikut melaksanakan shalat gerhana bersama kaum muslimin.

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 28 November 2025: Siklus Bangkrut Seorang Muslim dalam Agama Menurut Rasulullah

Kedua: Melakukan kedurhakaan dan dosa

Tanda selanjutnya adalah, melakukan kedurhakaan dan dosa.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved