Rabu, 6 Mei 2026

Hari Santri Nasional 2025

5 Naskah Pidato Singkat untuk Acara Hari Santri Nasional 2025 di Lingkungan Pesantren

Berikut 5 Naskah Pidato Singkat untuk Acara Hari Santri Nasional 2025 di Lingkungan Pesantren

Tayang:
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
HARI SANTRI NASIONAL - 5 Naskah Pidato Singkat untuk Acara Hari Santri Nasional 2025 di Lingkungan Pesantren 

TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, Hari Santri Nasional 2025 sebentar lagi akan datang menyambut kita.

Yang mana, pada tahun 2025, Hari Santri jatuh pada hari Rabu, 22 Oktober 2025 atau bertepatan dengan 30 Rabiul Akhir 1447 H.

Penetapan Hari Santri melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 menegaskan bahwa peran santri tak bisa dipisahkan dari sejarah bangsa.

Sebagai informasi, jika Hari Santri Nasional ini diperingati setiap tahunnya sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para santri dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa. 

Nah biasanya, dalam memperingati Hari Santri Nasional ini, di pesantren sendiri mengadakan acara.

Baca juga: 10 Contoh Puisi Bertema Hari Santri Nasional 2025 untuk Kegiatan Acara atau Lomba di Pesantren

Biasanya, dalam acara tersebut nanti akan diisi dengan tabligh akbar, lomba antar santri dan masih banyak yang lainnya.

Selain itu, pidato pun juga tak luput harus dipersiapkan pula dalam menyambut Hari Santri Nasional 22 Oktober nanti.

Tapi tak usah khawatir, karena kali ini Tribun Priangan akan merangkum contoh pidato yang bisa digunakan dalam menyambut Hari Santri Nasional 2025 yang bisa digunakan di lingkungan pesantren.

Baca juga: 20 Ucapan Selamat Memperingati Hari Santri Nasional 2025 dalam Bahasa Sunda, Cocok untuk Medsos

1. Pidato Hari Santri – Tema: “Santri Siaga Jiwa Raga untuk Negeri”

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yang saya hormati, Pimpinan Pesantren, para asatidz dan ustadzah, serta rekan-rekan santri yang saya banggakan.

Hari ini kita memperingati Hari Santri Nasional 2025, sebuah momentum bersejarah bagi kita semua, santri Indonesia. Hari ini adalah hari kebanggaan, hari ketika santri diakui sebagai bagian penting dari perjuangan bangsa.

Santri bukan hanya penuntut ilmu agama, tetapi juga penjaga akhlak, pelindung moral, dan pejuang kebenaran. Semangat "Siaga Jiwa Raga untuk Negeri" bukan sekadar slogan, tapi sebuah ajakan untuk terus siap secara spiritual dan fisik, menjaga agama dan cinta tanah air.

Sebagai santri, mari kita isi hari-hari kita dengan ilmu, adab, dan pengabdian. Karena bangsa ini membutuhkan kita, bukan hanya sebagai pemimpin masa depan, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai Islam yang damai.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Baca juga: Apakah Hari Santri 22 Oktober 2025 Termasuk Hari Libur Nasional? Cek di SKB 3 Menteri

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved