Naskah Khutbah Jumat
Naskah Khutbah Jumat 10 Oktober 2025: Tanda Taubat Seorang Pendosa Diterima Allah
Berikut Naskah Khutbah Jumat 10 Oktober 2025: Tanda Taubat Seorang Pendosa Diterima Allah
Penulis: Riswan Ramadhan Hidayat | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, tanda taubat seorang pendosa diterima di sisi Allah adalah dengan berhenti dari dosa, menyesali perbuatan dosa dengan tulus, bertekad untuk tidak mengulanginya, dan mengganti kebiasaan buruk dengan kebaikan.
Tanda lainnya adalah menjadi lebih dekat dengan orang saleh, lebih mengingat akhirat, merasa malu akan dosa, dan sibuk dengan kebaikan serta ketaatan kepada Allah SWT.
Berbicara perihal Jumat esok hari, tepatnya di hari Jumat tanggal 10 Oktober 2025, kita selaku laki-laki beragama muslim akan melaksanakan ibadah Salat Jumat.
Hari Jumat yang merupakan Sayyidul Ayyam atau Penghulunya Hari pun diyakini oleh kaum muslimin sebagai hari yang penuh keberkahan.
Khusus untuk khutbah pada Jumat esok hari, berikut merupakan naskah khutbah Jumat yang sudah TribunPriangan.com lansir dari berbagai sumber untuk tanggal 10 Oktober 2025 bertemakan “Tanda Taubat Seorang Pendosa Diterima Allah".
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 10 Oktober 2025: Ada 2 Amalan Surga yang Sering Ditinggalkan
Khutbah 1
إِنَّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةَ مُوْقِنٍ بِتَوْحِيْدِهِ، مُسْتَجِيْرٍ بِحَسَنِ تَأْيِيْدِهِ. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدِنَا مُحَمَّداً عَبْدُهُ الْمُصْطَفَى، وَأَمِيْنُهُ الْمُجْتَبَي وَرَسُوْلُهُ الْمَبْعُوْثُ إِلَى كَافَةِ الْوَرَى صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ مَصَابِيْحُ الدُّجَى، وَعَلَى أَصْحَابِهِ مَفَاتِيْحُ الْهُدَى، وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْراً
أَمَّا بَعْدُ: أَيُّهَا النَّاسُ، اِتَّقُوا اللهَ وَاعْبُدُوْهُ، فَإِنَّ اللهَ خَلَقَكُمْ، لِذَلِكَ قَالَ تَعَالَى: ﴿ يا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقاتِهِ وَلا تَمُوْتُنَّ إِلَاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ﴾ وَقَالَ: ﴿ يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللّٰهِ تَوْبَةً نَصُوْحاً عَسٰى رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهارُ﴾ صَدَقَ اللهُ الْعَظِيْمِ وَصَدَقَ رَسُوْلُهُ الْحَبِيْبُ الْكَرِيْمُ وَنَحْنُ عَلَى ذَلِكَ مِنَ الشَّاهِدِيْنَ وَالشّاكِرِيْنَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 10 Oktober 2025/ 18 Rabiul Akhir 1447 H: Sudah Siapkah Kita untuk Mati?
Hadirin Rahimakumullah
Pertama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah swt. Dzat yang tak henti-hentinya melimpahkan karunia nikmat-Nya kepada kita semua, termasuk nikmat taufik, hidayah, dan nikmat berjamaah seperti sekarang ini.
Shalawat teriring salam semoga tercurah kepada Baginda Alam, Habibana Muhammad saw. Shalawat dan salam juga semoga terlimpah kepada para sahabat, para tabiin, tabi tabiinnya, hingga kepada kita semua selaku umatnya. Mudah-mudahan kita semua mendapatkan hidayah untuk senantiasa mengikuti ajarannya dan kelak di akhirat mendapatkan syafaatnya.
Namun sebelumnya, khatib berwasiat khusus kepada diri khatib sendiri dan kepada jamaah Jum’at sekalian, marilah sama-sama mempertahankan serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah swt. Sebab, hanya dua hal itu yang paling berharga bagi kita nanti saat menghadap kepada-Nya.
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 10 Oktober 2025/18 Rabiul Akhir 1447 H: Bahaya Perselingkuhan
Hadirin Rahimakumullah
Mengutip pernyataan seorang ahli hikmah, Syekh Syihabuddin Ahmad ibn Hajar al-‘Asqalani dalam kitabnya al-Munabbihat ‘ala al-Isti‘dad li Yaumil Mi‘ad, tidak ada yang bisa memastikan apakah taubat seorang hamba diterima atau tidak. Namun setidaknya ada enam hal yang menandakan taubat seseorang diterima oleh Allah swt. (Syekh Nawawi, Nasha’ih al-‘Ibad, hal. 49).
Pertama, dalam hati seorang yang bertaubat lahir kesadaran bahwa dirinya tidak terpelihara dari dosa. Ini berarti, kapan pun dirinya bisa terjerumus lagi ke dalam perbuatan dosa, baik dosa yang telah ditaubati maupun dosa yang berbeda. Atas dasar itu, dia selalu berhati-hati menghadapi hal-hal yang sekiranya bisa mengantarkan dirinya jatuh lagi pada kubangan yang sama dan kembali berbuat nista.
Naskah Khutbah Jumat
khutbah Jumat
Salat Jumat
Tanda Taubat Seorang Pendosa Diterima Disisi Allah
Sayyidul Ayyam
Teks Khutbah Jumat
| Naskah Khutbah Jumat 10 Oktober 2025/ 18 Rabiul Akhir 1447 H: Sudah Siapkah Kita untuk Mati? |
|
|---|
| Naskah Khutbah Jumat 10 Oktober 2025/18 Rabiul Akhir 1447 H: Bahaya Perselingkuhan |
|
|---|
| Naskah Khutbah Jumat 10 Oktober 2025/18 Rabiul Akhir 1447 H: Rusaknya Hati karena Enam Perkara |
|
|---|
| Naskah Khutbah Jumat 10 Oktober 2025/18 Rabiul Awal 1447 H: Sudah Siapkah Kita untuk Mati? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/khutbah-jumat-di-Masjid-Agung-Trans-Studio-Bandung-1.jpg)