Selasa, 12 Mei 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 26 September 2025: Jangan Remehkan Kebaikan

Berikut Ini Dia Naskah Khutbah Jumat 26 September 2025 Bertemakan tentang Jangan Remehkan Kebaikan

Tayang:
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
NASKAH KHUTBAH JUMAT - Jamaah memanjatkan doa seusai mengikuti Salat Jumat perdana di Masjid Al Jabbar, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (30/12/2022). Berikut Naskah Khutbah Jumat 26 September 2025: Jangan Remehkan Kebaikan 

TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, pernah dengar pesan "jangan remehkan kebaikan" dalam Islam sendiri berarti kita tidak boleh meremehkan sekecil apa pun perbuatan baik karena semua itu akan dicatat dan dibalas oleh Allah SWT, seperti yang disebutkan dalam Al-Quran dan hadis, misalnya tersenyum kepada saudara, menyingkirkan duri jalanan, atau membantu orang lain. 

Berbicara perihal Jumat hari ini, tepatnya di hari Jumat tanggal 26 September 2025, kita selaku laki-laki beragama muslim akan melaksanakan ibadah Salat Jumat.

Hari Jumat yang merupakan Sayyidul Ayyam atau Penghulunya Hari pun diyakini oleh kaum muslimin sebagai hari yang penuh keberkahan.

Khusus untuk khutbah pada Jumat hari ini, berikut merupakan naskah khutbah Jumat yang sudah TribunPriangan.com lansir dari NU Online untuk tanggal 26 September 2025 bertemakan "Jangan Remehkan Kebaikan".

Baca juga: Teks Khutbah Jumat 26 September 2025: Murkah Allah pada Insan yang Melenceng dari Ucapannya

Khutbah 1

اَلْحَمْدُ لِلّٰه الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَكَفَى بِاللّٰهِ شَهِيْدًا أَشْهَدُ أَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّاللَّهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ اللَّهِ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللَّهِ وَقَالَ اللَّهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: وَمَنْ يَّتَّقِ اللهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا، وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَايَحْتَسِبُ، وَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اِتَّقِ اللَّهَ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ 

 

Jamaah shalat Jumat yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta’ala

Pada hari yang mulia ini, khatib mengajak jamaah sekalian untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Bertakwa kepada Allah yaitu adalah dengan menjalankan perintahnya, dan juga menjauhi larangannya. Dengan ketakwaan yang kita laksanakan di dunia, semoga kelak menjadi perisai yang melindungi kita dari api neraka di akhirat.

Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 26 September 2025: Makna di Balik Musibah

Jamaah yang dirahmati Allah subhanahu wa ta’ala

Allah memerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa berbuat baik hari demi hari, waktu demi waktu dan masa hingga masa. Allah dan rasul-Nya juga memerintahkan kita semua agar menjadikan dunia ini sebagai ladang amal ibadah yang akan kita siapkan untuk kehidupan kita selanjutnya di akhirat nanti. Sejatinya kita hanyalah singgah di dunia untuk bersiap-siap menjalankan kehidupan di akhirat.  Terkait hal tersebut, Ibnu Mas’ud pernah menceritakan, suatu hari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidur di atas tikar. Ketika bangun, tikar itu memberikan bekas pada rusuk Nabi. Lalu kami berkata, “Wahai Rasulullah, bolehkah kami membuatkan untukmu kasur?” Beliau menjawab, “Apa kepentinganku terhadap dunia ini! Aku di dunia ini hanyalah seperti orang yang menaiki kendaraan yang sedang berteduh sebentar di bawah sebuah pohon, kemudian akan pergi meninggalkannya.”

Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 26 September 2025: Menuju Hidup yang Lebih Berkah

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah

Berbicara tentang kebaikan, tidaklah elok bagi kita untuk merendahkan suatu kebaikan meskipun itu kecil, ringan, atau sedikit. Semua kebaikan yang kita terima seyogyanya kita hargai dan syukuri. Semua kebaikan yang ada di sekitar kita, patut kita apresiasi. Setiap orang yang melakukan kebaikan, siapa pun orangnya, patut kita ucapkan terima kasih padanya. Jangan sampai hati dan lisan kita merendahkan dan menganggap remeh suatu kebaikan.

Hal ini sebagaimana pernah disebutkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu:

عَنْ أَبِيْ ذَرٍّ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم: "لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوْفِ شَيْئاً، وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ." أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved