Jumat, 17 April 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 12 September 2025: Demokrasi dan Etika Mengkritik Pemimpin

Berikut Naskah Khutbah Jumat 12 September 2025: Demokrasi dan Etika Mengkritik Pemimpin

Tribunpriangan.com/Dedy Herdiana
NASKAH KHUTBAH JUMAT - Sejumlah jemaah usai mendengarkan pembacaan naskah khutbah Jumat di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Jumat (4/4/2025). Berikut Naskah Khutbah Jumat 12 September 2025: Demokrasi dan Etika Mengkritik Pemimpin 

TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, dalam Islam, demokrasi tidak secara eksplisit dibahas, namun konsep syura (musyawarah) menjadi dasar pertimbangan. 

Etika mengkritik pemimpin dalam Islam dianjurkan dalam konteks amar ma'ruf nahi munkar (mengajak pada kebaikan dan mencegah kemungkaran) tetapi dilarang memberontak dengan kekerasan, serta harus dilakukan dengan sopan, tanpa menghina atau menyebarkan kebohongan. 

Kritik harus bersifat konstruktif, fokus pada perbaikan, dan disampaikan dengan adab yang baik agar tidak menimbulkan fitnah atau kerusakan lebih besar. 

Berbicara perihal Jumat hari ini, tepatnya di hari Jumat tanggal 12 September 2025, kita selaku laki-laki beragama muslim akan melaksanakan ibadah Salat Jumat.

Hari Jumat yang merupakan Sayyidul Ayyam atau Penghulunya Hari pun diyakini oleh kaum muslimin sebagai hari yang penuh keberkahan.

Khusus untuk khutbah pada Jumat hari ini, berikut merupakan naskah khutbah Jumat yang sudah TribunPriangan.com lansir dari berbagai sumber untuk tanggal 12 September 2025 bertemakan "Demokrasi dan Etika Mengkritik Pemimpin".

 

Khutbah 1

الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ وَفَّقَنَا لِلْأَعْمَالِ الْجَارِيَة, وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ والبَرَكَاتُ عَلَى خَيْرِ البَرِيَّة، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالذُّرِّيَّة أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأَ رْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا أَمَّا بَعْدُ 

 

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah 

Menjadi keniscayaan bagi kita semua untuk senantiasa bersyukur atas karunia nikmat yang kita dapatkan dalam kehidupan di dunia ini. Di antara nikmat tersebut adalah dianugerahkannya kepada kita negeri yang aman dan damai sehingga kita bisa menjalankan misi utama kita diciptakan di dunia ini yakni beribadah kepada Allah swt. Tanpa adanya keamanan dan kedamaian, pastilah ibadah kita akan terganggu. Jadi keamanan dan keimanan merupakan satu paket yang bisa menghantarkan kita menjadi hamba yang taat beribadah.  

Pada kesempatan ini, khatib juga mengajak kepada seluruh jamaah wabil khusus kepada diri khatib pribadi untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah swt dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Di antara perintah yang diberikan kepada manusia dalam kehidupan ini adalah senantiasa menyeru kepada kebajikan, mengajak kepada kebaikan, dan mencegah hal-hal yang mungkar.

Hal ini telah ditegaskan oleh Allah swt dalam Al-Qur'an surat Ali ‘Imran ayat104:

 وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ   

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved