Demo di DPR RI
Update Terbaru List 17+8 Tuntutan Rakyat yang Masih Selective Blindness Hingga Hari Ini
Berdasarkan laporan terbaru dan pemantauan, banyak tuntutan penting yang belum ditindaklanjuti hingga batas waktu seminggu (5 September 2025)
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
TRIBUNPRIANGAN.COM - Petisi pemenuhan 17+8 Tuntutan Rakyat masih terus menggema di media sosial warganet +62 hingga detik ini.
Ya, tuntutan yang disinyalir sebagai aspirasi masyarakat tanah air ini, diketahui sempat menjadi tranding topik algoritma media sosial secara nasional.
Pasalnya, tuntutan tersebut diketahui berisi kurang lebih 25 tuntutan masyarakat mengenai kinerja kepemerintahan ditanah air selama setahun belakangan.
Puncak dan pemantik munculnya petisi nasional ini dimulai sejak pecahnya aksi demo masa di Gedung DPR pada 28 Agustus 2025 lalu.
Hal ini diperkuat dengan adanya postingan dari para Influencer tanah air yang keras dalam menyuarakan poin perpoin isi dari TR di media sosial.
Baca juga: Tuntutan Rakyat 17+8 Dijawab, Segini Hitungan Terbaru Gaji Anggota DPR Bulan Depan dan Seterusnya
Sebut saja Feri Irwandi, Salsa Erwina Hutagalung (diaspora Indonesia di Denmark), Jerome Polin (YouTuber dan influencer), dan Abigail Limuria (aktivis muda dan penulis)
Hingga hari ini dikabarkan, jika beberapa poin dari petisi ini telah ada yang ditanggapi dan ditindaklanjuti pemerintah.
Namun tidak semua berjalan lancar, masih ada beberapa poin permintaan yang juga masih belum digubris hingga hari ini, Senin (9/9/2025), dan justru menjadi Selective Blindness di mata masyarakat dan dianggap lamban juga tak sesuai dengan deadline yang diberikan rakyat yakni pada 5 September 2025.
Sekedar info, Selective Blindness adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi ketika seseorang atau suatu pihak secara sadar atau tidak sadar menutup mata terhadap hal-hal tertentu, meskipun sebenarnya hal itu terlihat jelas dan nyata.
Berikut adalah pembaruan mengenai mana saja dari 17+8 Tuntutan Rakyat yang belum digubris pemerintah/DPR hingga awal September 2025.
Baca juga: Apa yang Akan Terjadi Jika 17+8 Tuntutan Rakyat Tidak Dipenuhi oleh Pemerintah? Ini Penjelasan Pakar
List 17+8 Tuntutan Rakyat Masih Beku
Berdasarkan laporan terbaru dan pemantauan, banyak tuntutan penting yang belum ditindaklanjuti hingga batas waktu seminggu (5 September 2025), diantaranya:
1. Pengadaan Tim Investigasi Independen kasus Affan Kurniawan, Umar Amarudin, dan para korban kekerasan lain oleh aparat yang belum dibentuk.
2. Panarikan penuh aparat TNI dari ranah sipil, serta pengembalian secara penuh ke barak yang juga belum terealisasikan sepenuhnya.
3. Penghentian tindakan kekerasan aparat kepolisian dan kepatuhan terhadap SOP pengadilan masa yang hingga detik ini.
4. Penangkapan dan proses secara hukum para anggota aparat yang bertanggung jawab yang juga masih belum dilakukan.
Demo di DPR RI
isi 17+8 Tuntutan Rakyat
17+8 Tuntutan Rakyat tidak dipenuhi
17+8 TUNTUTAN RAKYAT
TUNTUTAN RAKYAT
| Apa yang Akan Terjadi Jika 17+8 Tuntutan Rakyat Tidak Dipenuhi oleh Pemerintah? Ini Penjelasan Pakar |
|
|---|
| Jika 17+8 Tuntutan Rakyat Tidak Dipenuhi oleh Pemerintah, Apa yang Akan Terjadi di Indonesia? |
|
|---|
| Arti dan Makna Warna Pink dan Hijau dalam Seruan "17+8 Tuntutan Rakyat" yang Viral di Medsos |
|
|---|
| Menggema di Sosmed Isi Petisi 17+8 TUNTUTAN RAKYAT yang Perlu Dipenuhi Pemerintah, Seminggu Kedepan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Arti-dan-Makna-Warna-Pink-dan-Hijau-dalam-Seruan-178-Tuntutan-Rakyat-yang-Viral-di-Medsos.jpg)