Kamis, 30 April 2026

Resafel Kabinet Merah Putih

Daftar 5 Menteri Kabinet Merah Putih yang Disebut-sebut Akan Diresafel Prabowo, Ada Sri Mulyani

Daftar 4 menteri Kabinet Merah Putih yang disebut-sebut bakal diresafel Presiden Prabowo Subianto, sore ini, ada menteri yang diduga terlibat judol

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Machmud Mubarok
Tangkapan layar Video
PENGUMUMAN RESAFEL - Mensesneg Prasetyo Hadi didamping Seskab Teddy Wijaya menyampaikan resafel menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Senin (8/9/2025). 

TRIBUNPRIANGAN.COM, JAKARTA - Daftar 5 menteri Kabinet Merah Putih yang disebut-sebut bakal diresafel Presiden Prabowo Subianto, Senin (8/9/2025) sore ini. Ada nama menteri yang diduga terlibat judol.

Beredar kabar Presiden Prabowo Subianto akan "mengocok ulang" para menteri di kabinetnya, alias reshuffle.

Info yang beredar di kalangan awak media, presiden akan mengumumkan reshuffle tersebut dalam waktu dekat, atau paling cepat Senin (8/9/2025) sore.

Sejumlah kementerian disebut akan mengalami pergantian 'bos'.

 Informasi yang dihimpun menyebut setidaknya ada empat menteri yang akan diganti presiden.

  1. Menko Polhukam: Budi Gunawan
  2. Menpora: Dito Ariotedjo
  3. Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI): Abdul Kadir Karding
  4. Menteri Koperasi: Budi Arie Setiadi
  5. Menteri Keuangan: Sri Mulyani

Siapa penggantinya, masih belum bisa dipastikan. Namun info yang beredar, Menko Polhukam akan dirangkap oleh Sjafrie Sjamsuddin (saat ini Menteri Pertahanan).

Sementara satu lagi penambahan kementerian yaitu Kementerian Urusan Haji dan Umroh yang merupakan pecahan dari Kementerian Agama.

Baca juga: LIVE Streaming Pelantikan Mendiktisaintek dan 3 Kepala Badan oleh Presiden, Resafel Pertama Kabinet

Baca juga: Pergantian Kabinet Baru Prabowo-Gibran, Benarkah Lowongan CPNS Bakal Membengkak Tahun Depan?

Upaya redam gejolak publik?

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro, akhir pekan lalu, mengatakan, reshuffle atau perombakan kabinet di tengah gelombang demonstrasi diyakini dapat meredam gejolak publik. 

Reshuffle, menurutnya, akan memberikan pesan bahwa Presiden Prabowo Subianto serius melakukan perbaikan sesuai aspirasi rakyat.

 Ia menilai, tiga alasan yang biasanya menjadi pertimbangan reshuffle, yakni teknokratis, yuridis, dan politis, telah terpenuhi. 

Dari sisi teknokratis, usia Kabinet Merah Putih yang hampir setahun menjadi alasan kuat bagi Presiden untuk mengevaluasi kinerja menteri. 

Publik pun menanti pembenahan tim ekonomi yang diharapkan lebih tangkas merespons keluhan masyarakat.

”Saya kira dimensi teknokratis itulah yang akan mengemuka untuk me-reshuffle kabinet ketika ada protes besar publik terhadap pemerintah. Walaupun sasaran utamanya ke legislatif, tetapi residunya sampai ke eksekutif,” tuturnya.

Dari sisi yuridis, penangkapan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer oleh Komisi Pemberantasan Korupsi semakin membuka peluang reshuffle. 

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved