Rabu, 29 April 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 29 Agustus 2025: Islam Tak Pernah Ajarkan Kebencian dan Kekerasan

Berikut Naskah Khutbah Jumat 29 Agustus 2025: Islam Tak Pernah Ajarkan Kebencian dan Kekerasan

Tayang:
Tribunpriangan.com/Dedy Herdiana
NASKAH KHUTBAH JUMAT - Sejumlah jamaah saat mendengar khutbah Jumat di Masjid Agung Trans Studio Bandung, Jumat (21/2/2025). Berikut Naskah Khutbah Jumat 29 Agustus 2025: Islam Tak Pernah Ajarkan Kebencian dan Kekerasan 

TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, ajaran inti Islam selalu menekankan kasih sayang, perdamaian, dan keselamatan, bukan kekerasan atau permusuhan. 

Kata "Islam" sendiri berarti kedamaian, dan Al-Quran melarang pembunuhan serta mengajarkan untuk bertindak lembut dan penuh kasih terhadap sesama, baik Muslim maupun non-Muslim. 

Islam adalah agama yang membawa rahmat (kasih sayang) bagi seluruh alam semesta, dan menekankan penyebaran perdamaian serta menghindari segala bentuk kekerasan. 

Berbicara perihal Jumat lusa nanti, tepatnya di hari Jumat tanggal 29 Agustus 2025, kita selaku laki-laki beragama muslim akan melaksanakan ibadah Salat Jumat.

Hari Jumat yang merupakan Sayyidul Ayyam atau Penghulunya Hari pun diyakini oleh kaum muslimin sebagai hari yang penuh keberkahan.

Khusus untuk khutbah pada Jumat lusa nanti, berikut merupakan naskah khutbah Jumat yang sudah TribunPriangan.com lansir dari berbagai sumber untuk tanggal 29 Agustus 2025 bertemakan "Islam Tak Pernah Ajarkan Kebencian dan Kekerasan".

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 29 Agustus 2025: Salat sebagai Tiang Agama dan Penenang Hati Serta Jiwa

Khutbah 1

الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ اْلمُبِيْنُ. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْنُ. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ

Baca juga: Teks Khutbah Jumat 22 Agustus 2025/28 Safar 1446 H: Menyiapkan Bekal Akhirat Sebelum Datang Kematian

Maasyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah,

Ungkapan syukur Alhamdulillahirabbil alamin menjadi keharusan bagi kita atas karunia nikmat yang telah dianugerahkan Allah kepada kita semua dalam kehidupan ini. Selain diungkapkan, syukur juga harus dikuatkan dalam hati dan diwujudkan dalam tindakan. Tindakan yang mencerminkan syukur adalah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Inilah yang disebut dengan takwa.

Takwa menjadi bagian yang sangat penting dalam menjalani arah kehidupan. Dengan takwa perjalanan kehidupan kita akan memiliki rambu-rambu yang mampu mengarahkan kepada jalan Allah sehingga kita bisa hidup dengan selamat di dunia. Oleh karenanya, mari kita terus kuatkan takwa kita kepada Allah swt di manapun dan kapan pun kita berada.

Baca juga: Teks Khutbah Jumat 22 Agustus 2025/28 Safar 1446 H: Rawatlah Ibumu, Anugerah Dunia Akhirat Menantimu

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah

Hingga saat ini, kita masih kerap disuguhi tayangan atau pemberitaan sejumlah aksi kekerasan, pembunuhan, dan permusuhan yang menimpa saudara-saudara kita. Terlepas pihak mana yang salah dan benar, sebagai saudara, tentu kita perlu mengingatkan tentang pentingnya berjiwa besar dan menghentikan konflik yang terjadi. 

Islam tidak setuju dengan segala tindak kejahatan, kekerasan, kekejaman, dan kebiadaban di mana pun, oleh siapa pun, dan atas nama apa pun. Karena semua itu hanya akan menyebabkan korban sia-sia dan merusak peradaban yang sudah ada.

Bayangkan, peradaban yang sudah dibangun puluhan bahkan ratusan tahun bisa hancur seketika akibat serangan bersenjata.   

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved