Senin, 27 April 2026

Tragedi Longsor Cisarua KBB

3 Metode Pencarian Tim SAR di 2 Sektor Temukan 14 Jenazah Korban Longsor Cisarua

Sejumlah korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), berhasil dievakuasi pada hari kedua operasi

Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/hilman
EVAKUASI - Tim SAR gabungan melakukan evakuasi korban longsor di Bandung Barat, Minggu (25/1/2026) 
Ringkasan Berita:* Tim SAR gabungan melakukan pencarian sejak pagi dengan fokus pada 2 sektor, yakni sektor alpha dan sektor bravo dengan metode pencarian menggunakan alat berat, pencarian manual dan penggunaan drone UAV
 
* Berdasarkan data Kantor SAR Bandung hingga pukul 16.00 WIB Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi korban terdampak longsor sebanyak 14 jenazah dengan rincian 7 ditemukan di worksite A1, 6 di worksite A2 dan satu jenazah di worksite B1

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Hilman Kamaludin

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG BARAT - Sejumlah korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), berhasil dievakuasi pada hari kedua operasi pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan, Minggu (25/1/2026).

Berdasarkan data Kantor SAR Bandung hingga pukul 16.00 WIB Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi korban terdampak longsor sebanyak 14 jenazah dengan rincian 7 ditemukan di worksite A1, 6 di worksite A2 dan satu jenazah di worksite B1.

"Adapun total jumlah korban saat ini yakni telah ditemukan 25 bodypack (kantong jenazah), 23 selamat dan kurang lebih 80 masih dalam pencarian," ujar Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, Minggu (25/1/2026) sore.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, pencarian korban longsor tersebut dilakukan dengan menggunakan alat berat, sedangkan petugasnya seperti dari Kantor SAR Bandung, TNI/Polri, dan relawan disebar ke beberapa titik.

Setelah berhasil diangkat dari dalam tanah, jenazah korban langsung dimasukan ke kantong jenazah. Namun, karena kondisi jalur yang terjal, petugas pun harus melakukan estafet sebelum jenazah dimasukan ke mobil ambulans.

Baca juga: 2 Kali Longsor Terjadi Selang 30 Menit Lalu Mengubur Dua Kampung di Bandung Barat

"Tim SAR gabungan melakukan pencarian sejak pagi dengan fokus pada 2 sektor, yakni sektor alpha dan sektor bravo dengan metode pencarian menggunakan alat berat, pencarian manual dan penggunaan drone UAV," katanya.

Hanya saja dalam melakukan pencarian korban tersebut, kata dia, Tim SAR Gabungan menghadapi sejumlah tantangan, terutama faktor cuaca yang sempat turun hujan di lokasi pencarian

"Selain cuaca yang menjadi tantangan, tim SAR Gabungan saat melaksanakan pencarian, medan di lokasi juga dinilai sulit dan menjadi tantangan," ucap Ade.

Selama proses pencarian itu, sejumlah warga yang merupakan keluarga korban turun menyaksikan proses evakuasi. Namun, untuk memastikan jenazah anggota keluarganya, merek harus menunggu hasil identifikasi.

"Berdasarkan hasil pertimbangan teknis di lapangan, pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan esok hari," katanya.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved