Sabtu, 9 Mei 2026

Longsor Cisarua KBB

Suara Gemuruh Seperti Pesawat Lewat, Kesaksian Warga Soal Longsor Dini Hari di Pasirlangu KBB

trauma masih menyelimuti warga Kampung Pasir Kuda Desa Pasirlangu setelah peristiwa tanah longsor Sabtu dini hari, suara gemuruh seperti pesawat

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Machmud Mubarok
TribunJabar.id/Adi Ramadhan Pratama
SAKSI LONGSOR - Eneng Rohaeni (38), salah satu warga Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). 

Ringkasan Berita:
  • Rasa trauma masih menyelimuti warga Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat, setelah peristiwa tanah longsor yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) dini hari tadi.
  • Kejadian mengerikan itu datang tanpa banyak tanda-tanda. Hanya ada sebuah suara gemuruh seperti pesawat lewat yang begitu kencang hingga membuat sebagian warga terbangur dari tidur pulasnya.
  • Setelah suara itu terjadi, jeritan hingga teriakan minta tolong terdengar, dan warga berhamburan ke luar rumah

 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama 

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Rasa trauma masih menyelimuti warga Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat, setelah peristiwa tanah longsor yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) dini hari tadi.

Kejadian mengerikan itu datang tanpa banyak tanda-tanda. Hanya ada sebuah suara gemuruh yang begitu kencang hingga membuat sebagian warga terbangur dari tidur pulasnya.

Eneng Rohaeni (38), salah satu warga setempat yang rumahnya tak jauh dari lokasi menuturkan, peristwa itu teradi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, suasana masih sunyi ketika tiba-tiba suara gemuruh datang.

"Jadi ada dua kejadian longsor dulu. Ada suara gemuruh di kejadian pertama seperti pesawat. 30 menit setelahnya ada suara kaya jatuh gebruk, kejadian kedua," ujarnya kepada Tribun Jabar, Sabtu (24/1/2026).

Setelah suara itu terjadi, kata Eneng, jeritan hingga teriakan minta tolong terdengar. Banyak warga yang berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Suara gemuruh terdengar hingga beberapa menit.

"Kejadian pertama itu ada puing-puing, tertahan dulu. Jadi pada masih bisa untuk menyelamatkan diri. Baru yang kedua, itu semua tidak ada yang bisa menyelamatkan diri," katanya.

Baca juga: Satu Jasad Korban Longsor Cisarua KBB Ditemukan di Sungai, Evakuasi Berlangsung Sulit

Baca juga: Tim Rescue Kantor SAR Bandung Dikerahkan Cari Korban Hilang Akibat Longsor di Cisarua KBB

Baca juga: UPDATE Longsor Cisarua KBB: Korban Meninggal Bertambah Jadi 6 Orang, 89 Warga Masih Hilang

Pasca kejadian tersebut, Eneng mengaku, dirinya masih sangat takut untuk berdiam di dalam rumah. Meski rumahnya tidak terdampak langsung, Eneng bersama warga lainnya memutuskan untuk mengungsi.

"Kata pihak desa harus mengungsi dulu, siaga 1. Katanya takut ada longsor susulanan. Soalnya ini dua Kampung Pasir Kuda sama Pasir Kuning. Saya ngungsi ke rumah saudara," ucapnya.

Di tengah duka yang mendalam ini, Eneng hanya berharap kepada pemerintah untuk dapat hadir membantu para korban. Menurutnya, para korban dan juga keluarga harus menjadi prioritas.

"Kalau harapannyan mudah-mudahan ada santunan buat korban yang meninggal. Juga kasian apalagi saudara jauh, rumah habisa, kasian. Mudah-mudahan ada bantuan untuk kluarga korban," ujarnya.

LONGSOR - Bencana longsor disertai banjir bandang menerjang Kampung Pasir Kuning hingga Kampung Pasir Kuda, RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (24/1/2026) dini hari.
LONGSOR - Bencana longsor disertai banjir bandang menerjang Kampung Pasir Kuning hingga Kampung Pasir Kuda, RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (24/1/2026) dini hari. (TribunPriangan.com/istimewa)

Diberitakan sebelumnya, Bencana longsor disertai banjir bandang menerjang Kampung Pasir Kuning hingga Kampung Pasir Kuda, RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (24/1/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dan diduga dipicu oleh longsoran tanah dari wilayah Kampung Pasir Kuning yang kemudian meluncur hingga ke Kampung Pasir Kuda.

Salah seorang warga setempat, Wahyu, menuturkan sebelum kejadian terdengar suara gemuruh keras dari arah perbukitan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved