Selasa, 21 April 2026

Gempa Cimahi

Kepala BMKG Jabar Ungkap Pusat Gempa Cimahi Berada di 3,2 Km Utara Sesar Lembang

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Jawa Barat, Teguh Rahayu menjelaskan sepanjang November 2025, BMKG mencatat ada 36 kejadian gempa bumi di Bandung

Editor: Dedy Herdiana
Kolase Tangkap layar X @bmkgwilayah2
GEMPA CIMAHI DAN PANGALENGAN - Kepala Stasiun Geofisika BMKG Jawa Barat, Teguh Rahayu menjelaskan sepanjang November 2025, BMKG mencatat ada 36 kejadian gempa bumi di Kabupaten Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Kepala Stasiun Geofisika BMKG Jawa Barat, Teguh Rahayu menjelaskan sepanjang November 2025, BMKG mencatat ada 36 kejadian gempa bumi di Kabupaten Bandung.

Katanya, jika dilihat sebaran lokaai episenternya berada di sekitar Sesar Garsela dan Sesar Kertasari.

"Perlu dilakukan kajian lebih lanjut, mengenai sumber Sesar yang menjadi penyebab pasti dari rentetan kejadian gempa bumi tersebut," ujarnya saat dihubungi, Jumat (21/11/2025).

GEMPA BANDUNG - Baru saja gempa terkini di Jawa Barat mengguncang Bandung, Rabu (19/11/2025) siang dengan pusat gempa darat.
GEMPA BANDUNG - Baru saja gempa terkini di Jawa Barat mengguncang Bandung, Rabu (19/11/2025) siang dengan pusat gempa darat. (Tangkap layar X @bmkgwilayah2)

Hal senada diungkap Rahayu terhadap kejadian gempa bumi dengan jarak 12 km Timur Laut kota Cimahi yang secara administrasi masuk ke dalam wilayah Kabupaten Subang belum diketahui secara pasti sesar penyebab gempa bumi tersebut.

Karena lokasi episenter berada pada jarak 3,2 km di Utara dari Sesar Lembang, sehingga kejadian itu bisa dikatakan bukan akibat dari Sesar Lembang.

"Dari rentetan kegempaan tersebut, sangat kecil kemungkinannya akan mempengaruhi Sesar Lembang karena berbeda sumbernya," ucapnya.

GEMPA LEMBANG - Terjadi gempa terkini di Jawa Barat kembali mengguncang Lembang, Cihideung, Parongpong hingga Dago, Jumat (21/11/2025) pagi dengan pusat gempa darat.
GEMPA LEMBANG - Terjadi gempa terkini di Jawa Barat kembali mengguncang Lembang, Cihideung, Parongpong hingga Dago, Jumat (21/11/2025) pagi dengan pusat gempa darat. (Tangkap layar X @bmkgwilayah2)

Selain itu, lanjut Rahayu, dari kejadian gempa bumi di atas, pemerintah daerah dan masyarakat perlu menyiapkan langkah kesiapsiagaan dengan memperkuat mitigasi struktural dan non-struktural/kultural.

"Misalnya, memastikan bangunannya aman, tahan gempa dengan struktur yang kuat dengan besi tulangan, dan mengacu building code (aturan bangunan tahan gempa atau ramah gempa), menyiapkan rambu jalur evakuasi dari lingkup keluarga, lingkungan RT/RW dan seterusnya, dan di area publik. 

Baca juga: Gempa Mag 2,3 yang Kejutkan Warga Cimahi Bukan dari Sesar Lembang

Kemudian, menyiapkan diri dengan latihan cara melindungi diri selama terjadi gempa, seperti, jatuhkan tangan dan lutut ke tanah atau lantai, lindungi kepala dan leher di bawah perabotan yang kokoh, berpegangan erat pada tempat berlindung (Drop-Cover-Hold On)," katanya.

Tak hanya itu, Rahayu menyarankam untuk menyediakan peralatan untuk selamat (Tas Siaga Bencana). 

"Dengan memahami keterampilan cara selamat dan bertindak tepat saat guncangan gempa terjadi, selanjutnya dapat keluar rumah jika guncangan kuat gempa sudah reda. Perlu dilakukan edukasi secara masif terkait potensi gempa dan dampak serta mitigasinya," katanya.(*)

Baca juga: Gempa Terkini di Jawa Barat Guncang Lembang, Cihideung, Parongpong hingga Dago, Jumat Pagi

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved