Senin, 13 April 2026

Angin Puting Beliung Melanda Padasuka Cimahi, Atap Rumah Warga Terbang, Kini Beratap Langit

Lilis mengaku angin puting beliung yang terjadi terasa cukup kencang. Bahkan warga sekitar tidak ada yang berani untuk keluar rumah.

Editor: Dedy Herdiana
Tribunjabar.id/Rahmat Kurniawan
PUTING BELIUNG CIMAHI - Petugas BPBD Cimahi menunjukkan atap rumah warga yang hilang terbawa angin puting beliung yang terjadi pada Senin (13/10/2025). Kini rumah warga itu jadi beratap langit. 

Laporan kontributor Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIMAHI - Lilis, warga RT 05 RW 18, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi menceritakan detik-detik terjadinya angin puting beliung pada Senin (13/10/2025). Lilis mengaku angin puting beliung yang terjadi seperti gemuruh suara pesawat terbang hingga membuat dirinya ketakutan.

"Tidak ada (hujan), cuma di sini itu kayak gemuruhnya kaya kapal yang turun gitu," kata Lilis saat ditemui di rumahnya.

Lilis mengaku angin puting beliung yang terjadi terasa cukup kencang. Bahkan warga sekitar tidak ada yang berani untuk keluar rumah.

"Sudah reda banyak orang keluar, sudah pada hancur (atap-atap rumah warga)," ujarnya.

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Untuk 5 Kabupaten/Kota di Jabar, Akan Hujan dan Angin Kencang

Lilis pun tak menyangka jika sebagian atap rumahnya turut terangkat oleh angin puting beliung. Bahkan, balok-balok kayu yang menjadi pondasi atap ikut terangkat dan hilang.

"Saya lagi di bawah, cucu lagi tidur di atas (lantai 2). Atapnya hilang, sama balok baloknya," tuturnya.

Di lokasi yang sama, Komandan Regu BPBD Kota Cimahi, Dasep mengatakan angin puting beliung terjadi sekitar pukul 14.20 WIB. Setidaknya ada 3 RW di kelurahan Padasuka yang terdampak angin puting beliung.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Cisumdawu Sumedang, Mobil dan Korban Terlempar Puluhan Meter

"Betul terkait laporan angin kencang atau puting beliung di Padasuka, kita mendapatkan laporan sekitar pukul 14.40 WIB, kejadiannya itu sekitar 14.20 WIB. Sementara ada 3 RW, di RW 17, 18 dan 21," kata Dasep.

Saat ini petugas BPBD masih melakukan asesmen untuk mendata jumlah rumah yang rusak akibat puting beliung. Dari hasil asesmen sementara, terdapat rumah yang mengalami rusak berat, sedang, dan ringan.

"Hasil asesmen sementara kebanyakan atap, atap genting maupun asbes terbawa atau sebagian. Kebanyakan rusak ringan," tandasnya.

Baca juga: Detik-detik Dramatis Banjir Terjang Desa Kertamukti di Pangandaran, Ratusan Warga Terdampak

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved