Daging Sapi Langka di Pasar Kota Tasikmalaya, Disperindag Lakukan Sidak
Dinas Perindag KUMKM Kota Tasikmalaya, bakal lakukan sidak ke sejumlah pasar terkait adanya kelangkaan suplai daging sapi
Penulis: Jaenal Abidin | Editor: ferri amiril
Ringkasan Berita:* Dinas Perindag KUMKM Kota Tasikmalaya, bakal lakukan sidak ke sejumlah pasar terkait adanya kelangkaan suplai daging sapi di pasaran jelang IdulAdha 2026
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Dinas Perindag KUMKM Kota Tasikmalaya, bakal lakukan sidak ke sejumlah pasar terkait adanya kelangkaan suplai daging sapi di pasaran jelang IdulAdha 2026.
Kondisi ini dibarengi dengan pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp17.706,00 per dolar AS memicu efek domino yang menjepit para pedagang daging sapi.
Saat ini untuk harga daging sapi impor di Pasar Cikurubuk hingga menyentuh Rp 160 ribu per kilogram, sedangkan daging luar berkisar Rp 150 ribu per kilogram, kaki sapi Rp 70 ribu per kilogram dan hati mencapai Rp 69 ribu per kilogram.
Bahkan para pedagang sapi di Pasar Cikurubuk masih bergantung sapi impor yang harganya terus naik. Sedangkan daging sapi lokal kurang diminati.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perindag KUMKM Kota Tasikmalaya Sofian Zaenal Mutaqien mengaku, jelang Idul Adha pasokan daging sapi ke pasar mengalami pengurangan karena pemilik ternak lebih memilih untuk penjualan hewan qurban.
Baca juga: Harga Daging Sapi Tembus Rp160 Ribu per Kg, Pedagang Pasar Cikurubuk Menjerit Pembeli Sepi
"Pasokan sapi hidup agak langka, kayanya disetop sama pemilik ternak karena dialihkan ke qurban dan harganya lebih menguntungkan," ungkap Sofian dikonfirmasi TribunPriangan.com, Rabu (20/5/2026).
Sofian mengungkapkan, kondisi ini juga menjadi perhatian Pemprov Jabar terkait ketersediaan daging sapi di setiap daerah.
"Kondisi ini jadi perhatian juga khususnya provinsi, bahkan Polres Tasikmalaya Kota sudah melakukan pemantauan harga ke sejumlah pedagang daging sapi di Pasar Cikurubuk," ungkap Sofian.
Ia menambahkan, harga yang tinggi menyebabkan daya beli yang berkurang khususnya untuk daging sapi jelang Idul Adha.
"Tetap ada stok daging, tapi penjual sapi banyak ditahan karena lebih tinggi harganya dan lebih memilih dijual untuk qurban," tambahnya.
Pihaknya secepatnya melakukan pemantauan ke sejumlah ternak sapi dan pedagang bersama dinas lintas sektoral.
"Besok mau lakukan pemantauan hewan qurban dengan dinas lintas sektoral, dan kenaikan harga daging sapi cukup signifikan jelang IdulAdha," katanya.(*)
| Harga Daging Sapi Tembus Rp160 Ribu per Kg, Pedagang Pasar Cikurubuk Menjerit Pembeli Sepi |
|
|---|
| Ternyata Mayat Pria di Sungai Citanduy Sopir Online Maxim, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan |
|
|---|
| Cuaca Kota Tasikmalaya Hari Ini Berawan, BMKG Prediksi Kawalu Diguyur Hujan Ringan |
|
|---|
| Polisi Masih Lakukan Identifikasi Penemuan Mayat di Sungai Citanduy Tasikmalaya |
|
|---|
| Berbekal Tali Webbing, Petugas Berhasil Angkat Jenazah dari Dasar Sungai Citanduy Tasikmalaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/harga-daging-sapi-di-pasar-cikurubuk-kota-tasiimalaya-20052026-1.jpg)