Konten Sewa Pacar Bikin Resah
Netizen Kecam Konten Sewa Pacar Satu Jam di Tasikmalaya
Netizen mengecam konten kreator yang membuat konten sewa pacar dengan sasaran anak di bawah umur
Penulis: Jaenal Abidin | Editor: ferri amiril
Ringkasan Berita:* Netizen mengecam konten kreator yang membuat konten sewa pacar dengan sasaran anak di bawah umur. Banjir komentar negatif pun terlihat di laman sang konten kreator ini* Tiga korban dugaan eksploitasi anak dengan modus sewa pacar satu jam yang dilakukan konten kreator asal Tasikmalaya akhirnya melapor ke Polres Tasikmalaya Kota, Jumat (23/1/2026)
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Netizen mengecam konten kreator yang membuat konten sewa pacar dengan sasaran anak di bawah umur. Banjir komentar negatif pun terlihat di laman sang konten kreator ini.
Tak sedikit yang menyayangkan bahwa sasarannya adalah anak di bawah umur yang dibujuk diberi uang dan diajak jajan agar mau menjadi objek sewa pacar sang konten kreator.
Netizen menilai sang konten kreator kebablasan dalam membuat konten dengan melabrak norma dan etika yang ada di Tasikmalaya.
Tiga korban dugaan eksploitasi anak dengan modus sewa pacar satu jam yang dilakukan konten kreator asal Tasikmalaya akhirnya melapor ke Polres Tasikmalaya Kota, Jumat (23/1/2026).
Pelaporan ini dilakukan tadi sekira pukul 20.14 WIB oleh kuasa hukum korban yang sempat melaporkan kejadian yang dialaminya ke kantor organisasi Taman Jingga Kota Tasikmalaya.
Mereka langsung melaporkan yang diterima oleh Unit PPA Polres Tasikmalaya Kota untuk segera ditindaklanjuti kejadian yang menimpa kliennya dan masih di bawah umur.
"Jadi kami melalui taman jingga menerima pengaduan karena viral kasus pelecehan seksual atau eksploitasi anak yang dilakukan salah satu konten kreator ke kantor polisi," ungkap Naufal Putra kuasa hukum korban, dikonfirmasi TribunPriangan.com.
Alasan ini karena aksi yang dilakukan sudah membuat keresahan masyarakat dan banyak yang menyerukan, dan terduga pelaku ini ternyata telah melakukan tindakan asusila kepada korban.
"Selama ini korban tidak berani speak up dan ada kejadian ini sehingga menimbulkan keberanian korban lain untuk bersuara," tegas Naufal.
Selain itu, ia menuturkan, pihaknya menampung laporan dari korban lain untuk bisa bersuara dan semua akan dirahasiakan identitasnya.
Ia mengungkapkan, saat ini pihaknya telah menangani tiga orang dan langsung di assessment untuk pelaporan ke Polres Tasikmalaya Kota.
"Sejauh ini ada tiga orang, dan ada yang menghubungi juga tapi kami lakukan laporan ini dulu untuk menindaklanjuti perkembangannya," ucap Naufal.
Diketahui, kasus ini mencuat setelah ada beberapa korban yang speak up ke salah satu media sosial terkait kejadian dugaan eksploitasi oleh konten kreator dengan konten "Sewa Pacar".
| Periksa Influencer Asal Tasik Soal Konten Sewa Pacar, Polisi Bakal Panggil Pihak Endorse Minuman |
|
|---|
| 3 Korban Konten Sewa Pacar 1 Jam Lapor Polisi, Mahasiswa Sebut Bentuk Ekploitasi Anak |
|
|---|
| Forum KPAID Jabar Prihatin Aksi Konten 'Sewa Pacar' Oleh Influencer Asal Tasikmalaya |
|
|---|
| Aksi Konten 'Sewa Pacar' Oleh Influencer di Kota Tasikmalaya Bikin Resah, Diimingi Uang Rp 50 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/korbansewapacarpmelaporporporpor.jpg)