Selasa, 5 Mei 2026

Penyiraman Air Keras Manonjaya

Korban Penyiraman Air Keras di Tasikmalaya Bertambah, Total Ada 9 Orang

Korban penyiraman air bertambah menjadi 9 orang,yang hingga malam tadi sebagian masih menjalani penanganan medis di RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya

Tayang:
Penulis: Jaenal Abidin | Editor: Dedy Herdiana
istimewa
KORBAN AIR KERAS - Kapolsek Manonjaya AKP Sony tengah melihat kondisi korban penyiraman air keras yang dilakukan satu pelaku di sebuah gudang. Saat ini korban masih mendapat penanganan medis di IGD RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, Selasa (5/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Penyiraman air sebabkan 9 korban, 6 dirawat di RSUD dr Soekardjo dan 3 di Puskesmas Cibeureum.
  • Korban alami luka bakar beragam di tubuh.
  • Polisi masih selidiki motif, kumpulkan bukti dan keterangan saksi.lanjutan

 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Korban penyiraman air bertambah menjadi 9 orang, yang hingga malam tadi sebagian masih menjalani penanganan medis di RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, Senin (4/5/2026).

Untuk korban yang dirujuk ke RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya berjumlah 6 orang dan tiga lagi ada di Puskemas Cibeureum.

Saat ini korban masih dilakukan penanganan intensif di IGD RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya.

Adapun kondisi korban mengalami luka bakar bervariasi, mulai dari punggung, leher, muka sampai tangan.

Baca juga: BREAKING NEWS! 7 Warga Manonjaya Jadi Korban Penyiraman Air Keras, 1 Orang Perempuan

Berdasarkan keterangan dari Polsek Manonjaya, usai kejadian identifikasi Polres Tasikmalaya Kota langsung melakukan olah TKP dan memberikan garis polisi di lokasi kejadian.

"Yang dirujuk ke RSUD itu ada 6 orang, tiga orang ada di puskesmas Cibeureum," kata Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Herman Saputra dikonfirmasi TribunPriangan.com, Selasa (5/5/2026).

Saat ini Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota masih mengumpulkan bukti fisik dan sinkronisasi keterangan saksi menjadi kunci untuk mengungkap kasus ini secara tuntas.

AKP Herman menegaskan, untuk motif masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Karena, saat ini masih fokus terhadap kondisi korban.

"Luka yang diderita korban bervariatif, dan tim dokter masih melakukan penanganan secara intensif," jelasnya.(*)

 

Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News

 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved