Jumat, 5 Juni 2026

Bansos 2026

2 Bansos Kemensos Ini Akan Ada Lagi di Bulan Juni 2026

Wargi Priangan Bansos Beras dan Minyak Goreng Ada Lagi di Juni 2026, Jangan Sampai Terlewat, Begini Cara Ambilnya

Tayang:
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
istimewa/x
BANSOS BERAS dan MINYAK - Wargi Priangan Bansos Beras dan Minyak Goreng Ada Lagi di Juni 2026, Jangan Sampai Terlewat, Begini Cara Ambilnya. (Minyak goreng bemerek Minyakita isi 1 lite) 

4. Ambil nomor antrian

5. Tunjukkan KTP

6. Petugas akan cek nama

7. Tandatangani berkas penerimaan bansos

8. Pastikan beras dalam kondisi baik

9. Cek berat beras 10 kg atau tidak

10. Bansos beras siap dibawa pulang

Baca juga: Cara Cek Status Penerima Bansos Beras 10 Kg dan Minyak Goreng Juni 2026 Kapan Bisa Diambil?

Tanda KPM Penerima Bansos Beras dan Minyak Juni 2026

Untuk mendapatkan bansos pangan ini, ada beberapa ciri-ciri penerima manfaat yang harus diperhatikan:

  1. Masuk kategori keluarga miskin, miskin ekstrem, atau prasejahtera yang berada di Desil 1-4.
  2. Status sebagai penerima PKH dan BPNT
  3. Terdaftar di DTSEN dan Lolos Verifikasi Data BPS
  4. KPM Validasi Data Baru usulan Masyarakat
  5. Perempuan kepala rumah tangga dengan kondisi ekonomi di bawah rata-rata.
  6. Lansia tunggal dengan keterbatasan penghasilan.

Daftar Bansos Juni 2026

Sejumlah bantuan yang disiapkan mencakup sektor pendidikan, pangan, hingga bantuan tunai untuk kelompok rentan. Proses penyaluran dilakukan melalui bank penyalur maupun distribusi langsung di daerah.

Salah satu bantuan yang mulai dicairkan adalah Program Indonesia Pintar (PIP). Bantuan pendidikan ini menyasar siswa SD hingga SMA sederajat yang telah masuk daftar penerima dan menyelesaikan proses aktivasi rekening. Nominal bantuan tertinggi disebut mencapai Rp1,8 juta untuk jenjang tertentu.

Selain itu, pemerintah juga melanjutkan pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap kedua untuk kategori susulan. Bansos ini diperuntukkan bagi keluarga yang memiliki komponen seperti ibu hamil, balita, lansia, penyandang disabilitas, dan anak sekolah.

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau program sembako juga mulai disalurkan untuk alokasi triwulan kedua. Nilainya mencapai Rp600 ribu dan akan masuk ke rekening KKS secara bertahap.

Dari sektor pendidikan tinggi, mahasiswa penerima KIP Kuliah juga mulai menerima pencairan biaya hidup bulanan. 

Besaran bantuan berkisar Rp800 ribu hingga Rp1,4 juta per bulan, tergantung wilayah kampus dan kategori penerima. Sementara biaya pendidikan langsung dibayarkan ke perguruan tinggi.

Pemerintah turut mempercepat penyaluran bantuan pangan berupa Beras 10 kilogram dan Minyak Goreng bagi wilayah yang sebelumnya mengalami keterlambatan distribusi.

(*)

Baca artikel TribunPriangan.com lainnya di Google News

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved