Jumat, 8 Mei 2026

Idul Adha 1447 H

Jangan Asal! Begini Hukum Puasa Arafah Tapi Masih Ada Utang di Ramadan, Sah Atau Tidak?

Berikut ini terdapat info tentang Hukum Puasa Arafah Tapi Masih Ada Utang di Ramadan, Sah Atau Tidak?

Tayang:
Grid.id
HUKUM PUASA ARAFAH - Jangan Asal! Begini Hukum Puasa Arafah Tapi Masih Ada Utang di Ramadan, Sah Atau Tidak?. Ilustrasi niat puasa (Grid.id) 

Ringkasan Berita:
  • Tarwiyah 25 Mei, Arafah 26 Mei 2026. 
  • Puasa Arafah dianjurkan bagi tidak pergi haji dan diyakini menghapus dosa dua tahun. 
  • Umat Islam masih bertanya hukum puasa Arafah saat utang Ramadan belum lunas.

 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Tak hanya puasa Ramadan sebelum masuk Lebaran Idul Fitri, pada sepuluh hari pertama bulan Zulhijah juga terdapat puasa Tarwiyah pada 8 Zulhijah dan puasa Arafah pada 9 Zulhijah, sebelum Idul Adha.

Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk melaksanakan kedua puasa tersebut, karena begitu besar keutamaan yang terkandung di dalamnya. 

Puasa ini bertepatan dengan berkumpulnya jemaah haji di Padang Arafah, dan hanya dianjurkan bagi mereka yang tidak melaksanakan ibadah haji.

Adapaun, merujuk pada Kalender Hijriah Indonesia terbitan Kementerian Agama (Kemenag) RI, Hari Raya Idul Adha 1447 H diprediksi akan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. 

Berdasarkan ketentuan tersebut, maka umat Islam dapat melaksanakan puasa Arafah pada Selasa, 26 Mei 2026, yang didahului dengan puasa Tarwiyah pada Senin, 25 Mei 2026.

Baca juga: Jadwal Wukuf di Arafah Lengkap Tanggal Puasa Sunnah dan Doa Bagi yang Tidak Berhaji

Seperti yang diketahui, Puasa Arafah disebut dalam hadits mengandung keutamaan sehingga dianjurkan pengamalannya pada bulan Dzulhijjah. Namun, bagaimana hukum pengamalan puasa Arafah bagi mereka yang belum selesai melunasi utang puasa Ramadan?

Rasulullah SAW pernah menyebutkan puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Beliau bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

Artinya: "Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharam) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR Muslim)

Selain itu, dalam riwayat lain disebutkan, puasa Arafah disebut sebagai amalan yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW. Landasannya didasarkan dari salah satu riwayat hadits yang dikisahkan oleh Hafshah bin Umar bin Khattab RA.

Baca juga: Jadwal Puasa Sunnah Mei 2026: Ayyamul Bidh, Tarwiyah, Arafah dan Prediksi Idul Adha 1447 H

عَنْ حَفْصَةَ قَالَتْ أَرْبَعٌ لَمْ يَكُنْ يَدَعُهُنَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صِيَامَ عَاشُورَاءَ وَالْعَشْرَ وَثَلاَثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْغَدَاةِ

Artinya: Dari Hafshah RA, ia berkata, "Ada empat hal yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW yaitu, puasa Asyura, puasa sepuluh hari di bulan Dzulhijjah, puasa tiga hari setiap bulan, dan dua rakaat sebelum Subuh." (HR Ahmad dan An Nasa'i).

Hal ini, memungkinkan para muslim yang memiliki uzur mengerjakan puasa Ramadan tidak ingin ketinggalan dengan keutamaan yang dikandung puasa Arafah.

Lantas bolehkah Puasa Arafah Tapi Masih Ada Utang di Ramadan?

Hukum Puasa Arafah Tapi Masih Ada Utang di Ramadan

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved