Hari Pendidikan Nasional 2026
Sambutan Pembina Upacara Hardiknas 2026 Versi Panjang, Penuh Harapan dan Doa
Berikut ini terdapat info tentang Contoh Sambutan Pembina Upacara Hardiknas 2026 Versi Panjang, Penuh Harapan dan Doa
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
TRIBUNPRIANGAN.COM - Masih dalam momentum perayaan memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026.
Peringatan yang berdasar pada perenungan kembali arah dan capaian pendidikan di tanah air ini, telah menyentuh angka ke 67.
Perayaan Hari Nasional yang tidak termasuk dalam jadwal libur atau tanggal merah ini, sejatinya kerap diperingati tiap tanggal 2 Mei 2026.
Namun, berhubung tanggal tersebut jatuh pada hari Sabtu, kebanyakan instansi memilih, melaksanakannya pada hari Senin, esok.
Adapun, rangkaian kegiatan untuk memperingati Hardiknas biasanya dilakukan, dengan upacara.
Baca juga: Naskah Amanat Pembina Upacara Hardiknas 2026 di Sekolah: Masa Depan Berawal dari Bangku Sekolah
Selain rangkaian upacara penggerak dan paduan suara yang menambah khidmad, dalam susunan upacara.
Pidato tersebut tidak hanya berisi refleksi terhadap kondisi pendidikan nasional, tetapi juga arah kebijakan serta semangat kolaborasi dalam mewujudkan sistem pendidikan yang lebih inklusif, berkualitas, dan berdaya saing.
Untuk itu, berikut ini terdapat naskah yang bisa digunakan, pada pelaksanaan upacara bagi instansi yang baru akan melangsungkan upacara pada Senin besok.
Contoh Sambutan Pembina Upacara Hardiknas 2026 Versi Panjang
Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh,
Salam sejahtera untuk kita semua,
Shalom, Om swastiastu,
Namo budhaya, Salam kebajikan,
Rahayu,
Yang terhormat,
Para tokoh pendidikan, para guru, pendidik, dan tenaga kependidikan. Para pelajar, anak-anak Indonesia hebat di tanah air dan di mancanegara. Sebagai insan yang beriman dan bertakwa, marilah kita bersyukur atas rahmat, nikmat, dan karunia yang dilimpahkan oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang kepada kita semua dan kepada bangsa Indonesia.
Puji syukur, alhamdulillah, atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa, kita dapat memperingati Hari Pendidikan Nasional dalam keadaan sehat walafiat dan kehidupan bangsa dan negara yang aman, rukun, dan damai.
Bapak, Ibu, Pelajar dan seluruh insan pendidikan yang budiman, Peringatan Hari Pendidikan Nasional adalah momentum untuk kita melakukan refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan spirit pendidikan nasional. Pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih dan sayang untuk memanusiakan manusia. Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah, kodrat alamiah manusia, atau potensi sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Inti proses pendidikan adalah memuliakan.
Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, meletakkan dasar dan nilai pendidikan dengan sistem among; asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan, pembinaan). Sesuai dengan amanat Undang-undang Dasar 1945 dan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, pendidikan pada hakikatnya adalah proses mencerdaskan kehidupan, membangun watak dan peradaban bangsa.
Pendidikan adalah proses menumbuhkembangkan potensi manusia sehingga menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, jujur, bertanggung jawab, demokratis, dan kepribadian utama lainnya.
Sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, pendidikan adalah usaha bersama untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju, makmur, dan bermartabat.
Baca juga: Naskah Pidato Pembina Upacara Hardiknas 2026, Cocok Untuk Upacara Sekolah Besok
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/UPACARA-KEMERDEKAAN-RI-di-Ciamis-1782025-1.jpg)