Jumat, 5 Juni 2026

Gerhana Bulan Total

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Tampak Jelang Buka Puasa di Jabar

Gerhana Bulan Total Hari Ini Bakal Tampak Jelang Buka Puasa di Jabar, Catat Ini Tata Cara Shalat Sunnah dan Amalannya

Tayang:
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
istimewa/chatgpt
GERHANA BULAN 2026 - Gerhana Bulan Total 3 Maret Bakal Tampak Jelang Buka Puasa di Jabar, Catat Ini Tata Cara Shalat Sunnah dan Amalannya. Foto ilustrasi pengamatan gerhana bulan total versi ChatGPT. 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali memprediksikan fenomena langkah, Gerhana Bulan pada hari ini (3/3/2026).

Fenomena alam yang dipastikan akan terlihat jelas di semua zona waktu tanah air ini, telah diprediksi berdasarkan Almanak 2026 yang dirilis resmi BMKG.

BMKG menyebutkan gerhana yang berlangsung pada suasana gelap atau malam hari ini, merupakan jenis Gerhana Total, dimana Bulan akan memasuki fase puncak dalam keadaan berwarna merah, atau yang sering dikenal sebagai blood moon.

Warna merah ini muncul akibat hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi dengan frekuensi cahaya biru tersebar lebih banyak, sementara cahaya berwarna merah tetap diteruskan hingga mengenai permukaan Bulan.

Baca juga: Setelah Gerhana Bulan, Akan Menyusul Gerhana Matahari Parsial, Catat Ini Lokasi yang Bisa Saksikan

Adapun, kabar baiknya fenomena langkah yang terjadi pada bulan mulia ini bisa disaksikan di seluruh tanah air, termasuk di Jawa Barat sendiri.

Dengan pembagian durasi dan pembagian waktu yang berbeda-beda setiap daerahnya.

Adapun di Jabar sendiri akan berlangsung sebelum jam buka puasa atau setelah waktu Adzan Magrib, dengan rincian waktu sebagai berikut:

  • 15:44 WIB: Gerhana Bulan masuk bayangan penumbra (bayangan semu Bumi).
  • 16:50 WIB: Gerhana Bulan masuk bayangan umbra (bayangan inti Bumi).
  • 17:15 WIB: Persiapan mulai membaca istigfar, dan gema takbir sebanyak-banyaknya, mengagungkan Asma Alloh.
  • 17:30 WIB: Gema Takbir.
  • 18:15 WIB: Gema Adzan Magrib untuk daerah Bandung, dan sekitarnya (daerah lain menyesuaikan dengan jadwal dari Kemenag/BHR/MUI), dan berbuka puasa.
  • 18:20 WIB: Sholat Magrib.
  • 18:30 WIB: Melanjutkan Gema Takbir.
  • 18:35 WIB: Gerhana Bulan masuk fase puncak/maksimal total/ bulan berwarna merah-gelap.
  • 18:35 WIB: Semakin memperbanyak gema takbir hingga menjelang isya, agar diberikan keselamatan.
  • 19:20 WIB: Gema Adzan Isya untuk daerah Bandung, dan sekitarnya (daerah lain menyesuaikan jadwal).
  • 19:25 WIB: Sholat Isya.
  • 19:35 WIB: Sholat Gerhana Bulan.
  • 19:40 WIB: Khutbah Gerhana (isi ringkas, padat).
  • 19:45 WIB: Sholat Tarawih, dan Witir.
  • 20:17 WIB: Gerhana lepas bayangan umbra (bayangan inti Bumi).
  • 20:25 WIB: Do'a, melanjutkan takbir hingga bulan bercahaya purnama intensitas 100 persen kembali.
  • 21:23 WIB: Gerhana lepas bayangan penumbra (bayangan semu Bumi).

Baca juga: 7 Amalan yang Bisa Dilakukan Saat Terjadi Gerhana Bulan Total, Mari Dekatkan Diri Pada Allah SWT

GERHANA BULAN TOTAL - Gerhana Bulan Total Hari Ini Bakal Tampak Jelang Buka Puasa di Jabar, Catat Ini Tata Cara Shalat Sunnah dan Amalannya. Ilustrasi proses terjadinya gerhana bulan total(mars.nasa.gov)
GERHANA BULAN TOTAL - Gerhana Bulan Total Hari Ini Bakal Tampak Jelang Buka Puasa di Jabar, Catat Ini Tata Cara Shalat Sunnah dan Amalannya. Ilustrasi proses terjadinya gerhana bulan total(Bank foto: mars.nasa.gov via Kompas.com)

Info tambahan selain Indonesia, fenomena tersebut juga dapat diamati dari kawasan Amerika, Australia, serta sebagian besar wilayah Asia Timur, Asia Tenggara, dan Asia Tengah.

Gerhana Bulan Total menjadi salah satu dari empat peristiwa gerhana yang terjadi sepanjang 2026, terdiri atas dua gerhana Bulan dan dua gerhana Matahari. 

Peristiwa pada awal Maret ini menjadi yang paling dinantikan karena bisa diamati langsung tanpa alat bantu khusus.

Masyarakat juga dapat menyaksikan siaran langsung melalui laman resmi BMKG di gerhana.bmkg.go.id.

Tata Cara Shalat Gerhana

Disamping itu, bagi umat muslim sendiri, gerhana bulan bukan sekadar fenomena alam melainkan menjadi momen spritual untuk menyaksikan kebesaran Allah sekaligus beribadah kepada-Nya. 

Untuk itu, ketika terjadi gerhana bulan ada ibadah khusus bagi umat Islam yang disebut dengan salat Khusuf.

Syekh Nawawi Al-Bantani dalam kitab Nihayatuz Zain (Beirut, Darul Kutubil Ilmiyah: 2002), halaman 108 menjelaskan, hukum melaksanakan salat khusuf ini adalah sunnah muakkadah alias sunnah yang sangat dianjurkan. 

Pelaksanaannya pun tidak jauh berbeda dengan gerakan sholat sunnah pada umumnya.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved