Ramadan 2026
10 Hari Terkhir Syaban 2026: Waktu Genting Untuk Bayar Utang Puasa
10 Hari Terkhir Syaban Menuju 1 Ramadan 2026: Wargi Priangan Utang Puasa Sudah Bayar? Jangan Tunda! Begini Hukumnya
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
Ringkasan Berita:
- masuknya Ramadhan ini menjadi warning bagi umat muslim yang belum juga membayar hutang puasa yang bolong di Bulan Ramadhan sebelumnya.
- Jika mengacu pada prakiraan tanggal 19 Februari 2026 awal mula penetapan 1 Ramadan 1447 H, maka puasa versi pemerintah tinggal 10 hari lagi.
- kesiapan termasuk utang puasa sudah harus terbayarkan atau lunas sebelum, masuk di 2 hari terakhir bulan Syaban.
TRIBUNPRIANGAN.COM - Pemerintah memprakirakan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, (19/2/2026) berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia terbitan Kemenag RI.
Namun, kepastian mulai 1 Ramadan masih akan ditetapkan usai sidang isbat yang akan dilaksanakan pada 17 Februari 2026.
Dimana jika mengacu pada prakiraan tanggal 19 Februari, maka puasa versi pemerintah tinggal 10 hari lagi.
Adapun, pelaksanaan tariw pertama akan ditentukan setelah sidang isbat.
Sekedar ini, jika biasanya penetapan masuknya pergantian hari, waktu, bulan dan tahun dalam perhitungan kalender masehi sendiri baru akan dimulai setelah lewat jam 12 tengah malam.
Baca juga: Kapan Mulai Salat Tarawih Ramadan Pertama 2026? Catat Juga Jadwal Imsyakiyah di 7 Wilayah Priangan
Berbeda dengan perhitungan dengan kalender Hijriah yang dimulai Ba'da Magrib (selepas waktu salat Magrib).
Itu artinya kesiapan termasuk utang puasa sudah harus terbayarkan atau lunas sebelum, masuk di 2 hari terakhir bulan Syaban.
Lantas seperti apa ketentuannya yang benar?
Hukum Bayar Utang Puasa di 10 Hari Terkhir Syaban Menuju 1 Ramadan 2026
Seperti yang diketahui, Ramadan bukan hanya sebagai bulan penuh keberkahan dan kemenangan, bulan ini juga sakral karena dijanjikan pahala yang berlipat-lipat ganda di dalamnya, bagi mereka yang full melaksanakan ibadah.
Namun, bukan hanya uforia suka cita yang perlu dipersiapkan, seorang muslim juga patutnya mempersiapkan diri dan sudah membereskan segala keperluanya dalam beribadah, termasuk membayar atau mengganti puasa.
Baca juga: Jadwal Imsakiyah 1 Ramadan 2026 Untuk 7 Daerah di Priangan Timur
Ya, masuknya Ramadhan ini menjadi warning bagi umat muslim yang belum juga membayar hutang puasa yang bolong di Bulan Ramadhan sebelumnya.
Pasalnya, ketika sudah datang Ramadhan berikutnya tetapi seseorang masih memiliki tanggungan utang puasa maka yang harus ia lakukan adalah dengan cara berpuasa dan ditambah membayar fidyah sebesar satu mud (kurang lebih tujuh ons bahan makanan pokok seperti beras, untuk setiap satu hari yang ditinggalkan).
Hal ini sejatinya sudah sering dibahas para pendakwah ditanah air, termasuk Ustaz Abdul Somad menjelaskan dalam video yang beredar di Youtube bahwa mengganti puasa Ramadhan alias qadha bisa dilakukan hingga hari terakhir bulan Syaban atau bulan sebelum Ramadhan.
"Siapa yang mengganti puasa di bulan Syakban dan di hari senin, otomatis dapat 3 pahala. Puasa qadha lunas 1 hari, puasa sunah Syaban dan puasa senin juga dapat. Niatnya 1 saja untuk qadha," tutur ustaz yang akrab disapa UAS ini.
Jika masuk puasa Ramadhan namun utang puasa tahun lalu masih belum lunas, maka masih bisa membayarnya setelah Ramadan.
1 Ramadan 2026
Puasa Ramadan 2026
Hukum Bayar Utang Puasa
bayar utang puasa
Niat Bayar Utang Puasa
Menunda Bayar Utang Puasa
hutang puasa
lupa jumlah utang puasa
Bayar Qodha Puasa
Niat Qodha Puasa
Qodha Puasa
| Jadwal Imsakiyah 1 Ramadan 2026 Untuk 7 Daerah di Priangan Timur |
|
|---|
| Kapan Jadwal Masuk Libur Puasa 1 Ramadan 2026 Sekolah di Priangan? Catat Ini Jadwal Lengkapnya |
|
|---|
| Jadwal Libur Sekolah Awal Puasa Ramadan 2026 Khusus Anak-anak di Priangan, Mulai Tanggal Berapa? |
|
|---|
| Wargi Priangan Ini Hukum Berutang Puasa Tahun Lalu, tapi Ingin Puasa di Ramadan Baru, Bolehkah? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Ilustrasi-Membaca-Niat-Puasa.jpg)