Ratusan Rumah di Cianjur Rusak Diterjang Angin Kencang
Ratusan rumah warga di dua kecamatan di Kabupaten Cianjur rusak setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang, warga mengungsi
Laporan Kontributor Tribunajabar Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi.
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIANJUR - Ratusan rumah warga di dua kecamatan di Kabupaten Cianjur rusak setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang, akibatnya sejumlah warga terpaksa mengungsi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, hujan deras yang disertai angin kencang tersebut terjadi pada Selasa (14/10/2025) malam.
Camat Cilaku, Denny W. Lesmana mengatakan, diwilayahnya ada sebanyak 150 rumah warga yang terdampak dan mengalami kerusakan akinat diterjang angin kencang.
"Dari 150 rumah yang terdampak tersebut, tersebar ditiga desa, yaitu di Desa Sukakerta, Sindangsari, dan Mulyasari. Sedangkan untuk tingkat kerusakan bervariasi," katanya, pada wartawan, Rabu (15/10/2025).
Baca juga: Angin Puting Beliung Melanda Padasuka Cimahi, Atap Rumah Warga Terbang, Kini Beratap Langit
Berdasarkan hasil pendataan sementara lanjut dia, di Desa Sukakerta tercatat ada 70 rumah rusak, Sindangsari 80 rumah dan Mulyasari Lima rumah.
"Hingga saat ini, kami dan sejumlah petugas gabungan masih melakukan pendataan di lapangan untuk memastikan jumlah pasti rumah yang terdampak," ucapnya.
Camat Cibeber Ardian Arthoilah mengatakan, diwilayahnya tercatat ada sebanyak lima desa yang terdampak, akibat hujan deras disertai angin kencang, dan merusak rumah warga serta fasilitas umum.
"Di Kecamatan Cibeber, angin puting beliung juga menyebabkan kerusakan di lima desa, yaitu Desa Cibaregbeg, Girimulya, Sukaraharja, Sukamaju, dan Cimanggu," katanya.
Ia mengatakan, intensitas hujan yang tinggi disertai angin kencang menjadi penyebab utama bencana tersebut.
“Ada sebanyak 37 rumah rusak di bagian atap. Gentingnya banyak yang terlepas terbawa angin, bahkan ada yang tertimpa pohon berukuran besar,” katanya.
Selain itu ia menyebutkan, fasilitas umum seperti tempat ibadah, bangunan sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTS), serta lahan pertanian terdampak, bahkan beberapa jalan terputus akibat pohon tumbang.
"Tidak ada korban jiwa atau luka, dalam kejadian itu, namun sejumlah warga yang rumahnya rusak berat terpaksa mengungsi ke rumah kerabat atau tetangga," katanya.
| Petani Ciamis Selatan, Hujan Kebanjiran dan Kemarau Kekeringan |
|
|---|
| Cuaca Garut 6 Mei 2026: Hujan Ringan, Petir hingga Cerah di Sejumlah Kecamatan |
|
|---|
| BMKG Prediksi Kota Tasikmalaya Hujan Ringan Hari Rabu Ini, Pagi Masih Cerah |
|
|---|
| Hujan Deras Tak Halangi Warga Kawali Saksikan Kirab Mahkota Binokasih yang Dihadiri Dedi Mulyadi |
|
|---|
| Longsor Tutup Jalur Garut–Tasikmalaya Saat Hujan Deras, Lalu Lintas Lumpuh dan Berlaku Buka Tutup |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/rumah-tertimpa-pohon-tumbang-di-cianjur-hujan-deras-dan-angin-kencang-1.jpg)