Senin, 11 Mei 2026

Keluarga Haji Sahroni Dibunuh

Beredar Kabar Pembunuh Keluarga Haji Sahroni di Indramayu Sudah Ditangkap, Ini Kata Polisi

Kabar mengejutkan beredar di media sosial terkait dugaan penangkapan pelaku pembunuhan terhadap Haji Sahroni dan keluarganya di Paoman Indramayu

Tayang:
Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
RUMAH HAJI SAHRONI - Rumah lantai dua di Jalan Siliwangi, Kelurahan Paoman, Kecamatan/Kabupaten Indramayu yang menjadi lokasi ditemukannya Sahroni dan keempat anggota keluarganya yang diduga dibunuh 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNPRIANGAN.COM, INDRAMAYU - Kabar mengejutkan beredar di media sosial terkait dugaan penangkapan pelaku pembunuhan terhadap Haji Sahroni (70) dan empat anggota keluarganya di Kelurahan Paoman, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.

Sejumlah akun Facebook membagikan informasi bahwa pelaku sudah berhasil diamankan polisi. 

Salah satunya akun @Dina Setiawati Qurotulainin yang menuliskan, “Katanya pelaku pembunuhan 1 keluarga BPK hj Sahroni sudah ditangkap. 3 orang pelaku ketangkep sementara 2 orang pelaku masih dicari. Itu orang dekat sini, Indramayu kota. Semoga secepatnya ditemukan semua dan dihukum seberat-beratnya. Aamiin ya Allah. Nyawa dibayar dengan nyawa!”

Namun, pihak kepolisian menegaskan hingga saat ini kabar tersebut tidak benar.

Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno saat dikonfirmasi melalui pesan singkat membantah adanya penangkapan.

“Wa’alaikum salam wr wb, sampai saat ini belum ada pelaku yang diamankan."

"Kami sedang dan terus melakukan pencarian pelaku,” ujar Tarno, Kamis (4/9/2025).

Ia menambahkan, penyidik Polres Indramayu masih mendalami kasus tragis ini.

Baca juga: Kerabat dan Warga Paoman Menangis Saat Jenazah Keluarga Haji Sahroni Tiba, Dimakamkan di Sindang

Polisi juga telah menaikkan status penanganan perkara ke tahap penyidikan karena diyakini ada unsur pidana dalam peristiwa yang merenggut nyawa satu keluarga tersebut.

“Sampai saat ini update dari pengembangan kasus perihal meninggalnya lima orang dalam satu keluarga di Paoman, tim penyidik meningkatkan statusnya ke penyidikan."

"Karena dari tim rekan-rekan penyidik, meyakini menemukan ada peristiwa pidana pada kasus tersebut,” ucapnya.

Sejauh ini, sebanyak 11 saksi sudah diperiksa, mulai dari warga sekitar hingga pihak keluarga korban.

“Saksi awal sebenarnya lima orang, kemudian berkembang kurang lebih 11 orang sampai saat ini."

"Kemungkinan akan bertambah sesuai kebutuhan penyelidikan,” jelas dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved