Sabtu, 11 April 2026

Garut Padat dan One Way di Musim Lebaran, Kapan Rencana Tol Geta Dimulai?

Arus mudik dan balik Lebaran 2026 lalu lintas di Kabupaten Garut dilakukan one way karena saking padatnya kendaraan

Editor: ferri amiril
dokumentasi (PUPR)
Foto Ilustrasi Jalan Tol (PUPR) 

Ringkasan Berita:* Arus mudik dan balik Lebaran 2026 lalu lintas di Kabupaten Garut dilakukan one way karena saking padatnya kendaraan, lantas kapan rencana pembangunan Tol Geta dimulai?

 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN GARUT - Arus mudik dan balik Lebaran 2026 lalu lintas di Kabupaten Garut dilakukan one way karena saking padatnya kendaraan, lantas kapan rencana pembangunan Tol Geta (Gedebage-Tasikmalaya) dimulai?

Kabar terbaru lelang Tol Geta akan dilakukan tahun depan. Hal tersebut terungkap saat seorang kepala daerah bertemu dengan Menteri PUPR.

Sudah masuk bulan Februari 2026 dan lelang Tol Geta belum juga ada pengumuman, kendati demikikian pemerintah daerah Kabupaten Garut berharap pembebasan lahan berlanjut. 37 Desa di 7 Kecamatan Kabupaten Garut rencananya akan termakan Tol Geta.

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) meminta peserta lelang jalan tol termasuk Tol Geta untuk melihat informasi di kanal resmi BPJT.

Proses registrasi peserta lelang jalan tol akan segera dibuka. Nantikan informasi resmi berikutnya hanya melalui kanal resmi BPJT, begitulah bunyi dari pengumuman di kanal BPJT.

Awal tahun BPJT akan segera melakukan lelang 19 proyek jalan tol. Dari belasan proyek tol yang akan dilelang tersebut Tol Geta atau Gedebage Tasikmalaya termasuk di dalamnya.

Daftar 19 proyek tol yang akan mulai dilelang tahun depan akan tersaji di akhir berita ini.

Di Kabupaten Garut 37 desa dipastikan akan tersabet pembangunan Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya (Tol Geta). Proyek Strategis Nasional (PSN) ini kini memasuki tahap persiapan lelang yang ditargetkan berlangsung tahun ini.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Rachman Arief, menjelaskan progres tersebut dalam rapat bersama Komisi V DPR RI di Senayan, Jakarta. Menurutnya, nilai investasi Tol Geta bersama 18 proyek tol lainnya diperkirakan mencapai Rp 408,68 triliun.

“Untuk kegiatan tahap penyiapan 19 proyek tol KPBU dialokasi sebesar Rp 23,33 miliar dan estimasi biaya investasi sebesar Rp 408,68 triliun,” ujar Rachman Arief.

Tentu rapat tersebut memberikan penjelasan dan progres baru dari Tol Geta yang sudah digaungkan pemerintah dan mengalami proses lelang sejak dua tahun lalu. Rencana proyek Tol Geta sudah berjalan dalam tahap pembebasan tanah. Progres lelang kembali diulang setelah dua kali dilakukan dan belum ada pemenang.

Desa dan Kecamatan di Garut yang Terlewati Tol Geta. Berikut daftar desa dan kecamatan di Kabupaten Garut yang akan dilalui Tol Geta:

Kecamatan Kadungora

Desa Hegarsari
Desa Talagasari
Desa Mandalasari
Desa Karangmulya
Desa Karangtengah

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved