Sabtu, 9 Mei 2026

2 Pelajar Terseret Ombak 50 Meter di Pantai Santolo Garut, Diselamatkan Aksi Cepat Nelayan

Ganasnya gelombang laut selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat hampir kembali merenggut nyawa wisatawan.

Tayang:
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa/Dok. Satpolairud Polres Garut 
TERSERET ARUS - Dua pelajar terseret ombak saat beraktivitas di Pantai Santolo, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (13/1/2026) pukul 15.30 WIB. Keduanya dilaporkan selamat. 
Ringkasan Berita:

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari 

TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Ganasnya gelombang laut selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat hampir kembali merenggut nyawa wisatawan.

Dua pelajar yang tengah beraktivitas di Pantai Santolo dilaporkan terseret ombak sejauh 50 meter dari bibir pantai, Jumat (23/1/2025) pukul 17.30 WIB.

Beruntung, kedua pelajar tersebut selamat dari maut setelah sejumlah nelayan dengan perahunya segera memberikan pertolongan di tengah lautan.

"Korban terlihat timbul tenggelam, anggota Balawista dan nelayan mengejar korban hingga akhirnya bisa digapai lalu diselamatkan," ujar Kasatpolairud Polres Garut Iptu Aep Saprudin kepada Tribunjabar.id, Sabtu (24/1/2025).

Baca juga: BREAKING NEWS! Bencana Dini Hari di Cisarua KBB, 30 Rumah Tertimbun, 4 Warga Meninggal

Kedua pelajar itu diketahui merupakan warga Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet Kabupaten Garut bernama Reza (18) dan Ilham (18).

Saat kejadian, korban tengah bermain bola bersama teman-temannya di pesisir Pantai Panjaringan Santolo.

"Mereka kemudian bermain air di tepi pantai, tanpa menyadari bahwa aktivitas tersebut membawa mereka semakin menjauh ke arah tengah laut," ungkap Aep.

Kondisi itu ucapnya, diperparah dengan munculnya arus balik yang kuat sehingga menyeret kedua korban hingga ke tengah lautan.

Aep menjelaskan bahwa lokasi tempat korban beraktivitas merupakan zona berbahaya atau zona arus balik gelombang.

"Seteleh berhasil dievakuasi kedua korban dibawa oleh mobil patroli Satpolairud ke Puskesmas Cikelet guna penanganan medis," ucapnya.

Aep mengimbau para wisatawan agar tidak bermain air terlalu ke tengah dengan selalu waspada terhadap gelombang arus balik.

"Kami selalu ingatkan agar masyarakat yang beraktivitas selalu hati-hati, apalagi cuaca saat ini sedang buruk," tandasnya.

Baca juga: Satu Jasad Korban Longsor Cisarua KBB Ditemukan di Sungai, Evakuasi Berlangsung Sulit

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved