2 Pelajar Terseret Ombak 50 Meter di Pantai Santolo Garut, Diselamatkan Aksi Cepat Nelayan
Ganasnya gelombang laut selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat hampir kembali merenggut nyawa wisatawan.
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Dedy Herdiana
Ringkasan Berita:
- Dua pelajar terseret ombak 50 meter di Pantai Santolo, Garut, Jumat sore.
- Nelayan dan Balawista cepat menolong; korban Reza dan Ilham (18) selamat.
- Lokasi zona arus balik; polisi imbau wisatawan waspada gelombang.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari
TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Ganasnya gelombang laut selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat hampir kembali merenggut nyawa wisatawan.
Dua pelajar yang tengah beraktivitas di Pantai Santolo dilaporkan terseret ombak sejauh 50 meter dari bibir pantai, Jumat (23/1/2025) pukul 17.30 WIB.
Beruntung, kedua pelajar tersebut selamat dari maut setelah sejumlah nelayan dengan perahunya segera memberikan pertolongan di tengah lautan.
"Korban terlihat timbul tenggelam, anggota Balawista dan nelayan mengejar korban hingga akhirnya bisa digapai lalu diselamatkan," ujar Kasatpolairud Polres Garut Iptu Aep Saprudin kepada Tribunjabar.id, Sabtu (24/1/2025).
Baca juga: BREAKING NEWS! Bencana Dini Hari di Cisarua KBB, 30 Rumah Tertimbun, 4 Warga Meninggal
Kedua pelajar itu diketahui merupakan warga Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet Kabupaten Garut bernama Reza (18) dan Ilham (18).
Saat kejadian, korban tengah bermain bola bersama teman-temannya di pesisir Pantai Panjaringan Santolo.
"Mereka kemudian bermain air di tepi pantai, tanpa menyadari bahwa aktivitas tersebut membawa mereka semakin menjauh ke arah tengah laut," ungkap Aep.
Kondisi itu ucapnya, diperparah dengan munculnya arus balik yang kuat sehingga menyeret kedua korban hingga ke tengah lautan.
Aep menjelaskan bahwa lokasi tempat korban beraktivitas merupakan zona berbahaya atau zona arus balik gelombang.
"Seteleh berhasil dievakuasi kedua korban dibawa oleh mobil patroli Satpolairud ke Puskesmas Cikelet guna penanganan medis," ucapnya.
Aep mengimbau para wisatawan agar tidak bermain air terlalu ke tengah dengan selalu waspada terhadap gelombang arus balik.
"Kami selalu ingatkan agar masyarakat yang beraktivitas selalu hati-hati, apalagi cuaca saat ini sedang buruk," tandasnya.
Baca juga: Satu Jasad Korban Longsor Cisarua KBB Ditemukan di Sungai, Evakuasi Berlangsung Sulit
| Stok Pupuk di Wilayah Priangan Timur Aman, Ketersediaan di Garut Paling Banyak |
|
|---|
| Kepala SMKN 2 Garut Sebut Guru BP yang Cukur Rambut Siswi Tanpa Izin Sudah Minta Maaf |
|
|---|
| Viral Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Rambutnya Karena Berwarna, Orang Tua Minta Oknum Guru Dipindahkan |
|
|---|
| Viral Rambut Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Guru, Korban Trauma, KDM Bawa Korban ke Salon |
|
|---|
| Cuaca Garut 6 Mei 2026: Hujan Ringan, Petir hingga Cerah di Sejumlah Kecamatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/pelajar-terseret-obak-pantai-santolo-jumat-23012026-1.jpg)