Rabu, 6 Mei 2026

Pengantin Baru Mulai Tanam Pohon di Lahan Kritis Bekas Tambang Pasir di Garut

Sejumlah pasangan pengantin mulai menanam pohon di kawan lahan kritis bekas tambang pasir di kawasan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat

Tayang:
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: ferri amiril
tribunpriangan.com/sidqi al ghifari
TANAM POHON PENGANTIN - Pasangan pengantin baru di Garut melaksanakan penanaman pohon di kawasan reklamasi tambang pasir di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (11/9/2025) sore. 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Garut, Sidqi Al Ghifari 


TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Sejumlah pasangan pengantin mulai menanam pohon di kawan lahan kritis bekas tambang pasir di kawasan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Aksi mereka digagas oleh Kementerian Agama RI, sebanyak 10 pasangan calon pengantin melakukan penanaman pohon di kawasan reklamasi tambang pasir Kecamatan Leles, Kamis (11/9/2025) sore.

Di sudut-sudut reklamasi tambang, para calon pengantin baru itu menaruh harapan besar. 

Pernikahan mereka bukan hanya awal perjalanan rumah tangga, tapi juga awal tumbuhnya kehidupan baru di tanah yang dulu gersang.

"Pohon yang kami tanam sebelum melangsungkan pernikahan semoga bisa membawa manfaat bagi alam kami di Garut," ujar calon pasangan pengantin Dendi Lutfian dan Sintya Novitasari.

Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Jawa Barat Dudu Rohman, mengatakan penanaman pohon serentak sebagai anjuran bagi calon pengantin baru di Garut ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan.

"Ini pilot projek dilakukan pertama di Garut arahan dari Bapak Menteri yang merupakan bagian dari Asta Protas, Kementerian Agama," ungkapnya.

Ia menuturkan penanaman pohon dilakukan di lahan milik CV Bumi Pasirmakmur yang sebelumnya sudah menjalin komunikasi kerjasama dengan Kemenag.

Harapannya, pohon-pohon yang ditanam para pengantin baru itu kelak tumbuh subur, menguatkan tanah yang rapuh, dan memberi kehidupan bagi sekitar. 

"Seperti halnya rumah tangga yang mereka bangun, pohon-pohon itu diharapkan menjadi simbol kesetiaan, keteguhan, dan sumber kebaikan yang terus diwariskan kepada generasi mendatang," ungkapnya.

Pemilik lahan reklamasi Dudung Sudiana mengatakan, lahan yang nantinya akan ditanami oleh pengantin baru itu memiliki luas 2,8 hektare.

"Butuh waktu lima bulan untuk mengembalikan tanah ke singkapan awal, semoga program ini membawa banyak manfaat dan mempercepat pemulihan," ungkapnya.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved