Rabu, 13 Mei 2026

Longsor Cihaurbeuti Ciamis

Nonton Bola Selamatkan Keluarga Abun dari Longsor di Cihaurbeuti Ciamis

Kebiasaan menonton sepak bola yang biasanya dianggap hiburan semata justru menjadi penyelamat nyawa bagi Abun Mulyana (53) dan keluarganya

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
TribunPriangan.com/Ai Sani Nuraini
SELAMAT DARI LONGSOR - Abun Mulyana (53) saat menceritakan kejadian longsor yang menimpa rumahnya di Dusun Cibulakan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Selasa (12/5/2026). 

Hanya berselang sekitar lima menit setelah mereka berhasil keluar rumah, suara gemuruh besar terdengar dari belakang permukiman.

Kemudian, longsor besar langsung menghantam rumah mereka hingga tak ada yang bisa diselamatkan lagi.

“Setelah keluar baru ambruk,” katanya pelan menahan tangisnya.

Material tanah bercampur air menimbun rumah Abun hingga mengalami rusak berat. 

Bangunan lain di sekitarnya juga ikut terdampak, termasuk rumah kerabat dan sebuah musala kecil.

“Itu tiga bangunan, rumah saya, rumah adik saya dan musala,” katanya.

Baca juga: Longsor Cihaurbeuti Ciamis, 8 KK Terdampak dan Dua Rumah Tak Bisa Dihuni

Abun tak kuasa menyembunyikan kesedihannya saat melihat rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung keluarganya kini nyaris rata dengan tanah.

Semua barang berharganya tertinggal di dalam rumah dan hanya menyisakan sisa-sisa reruntuhan bangunan saja.

“Kalau barang-barang berharga, uang semuanya di rumah. Yang dibawa cuma nyawa, anak sama istri,” ucapnya lirih.

Meski kehilangan harta benda, Abun bersyukur keluarganya masih diberi keselamatan.

Tubuhnya tampak ringkih, sorot matanya masih menyimpan trauma. Sesekali Abun menahan tangis saat berdiri memandangi rumahnya yang kini nyaris rata dengan tanah akibat longsor.

Namun di balik tubuh lelahnya dan suara yang bergetar, Abun tetap berusaha tegar menceritakan malam yang nyaris merenggut nyawa keluarganya.

Baginya, keputusan menonton bola malam itu menjadi penyelamat bagi keluarganya saat longsor datang menerjang.

Dari peristiwa memilukan itu, Abun dan keluarga hanya memiliki pakaian yang saat ini mereka kenakan.

“Kalau saya tidur mungkin enggak tahu bagaimana,” katanya.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved