Selasa, 14 April 2026

Mudik 2026

Jadi Korban Copet, Kakek 63 Tahun Jalan Kaki Menuju Kebumen, Sudah Jalan Kaki 14 Hari

Saat sebagian orang sibuk menghitung volume kendaraan dan memantau kepadatan jalur mudik, Aipda Agus Narto justru melihat pemandangan berbeda

|
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana

Ringkasan Berita:
  • Aipda Agus Narto menolong lansia yang berjalan kaki saat arus mudik di Ciamis.
  • Lansia korban kecopetan di Cikarang, berjalan hampir 20 hari menuju Kebumen.
  • Agus membantu hingga ke terminal, wujud kepedulian di tengah padatnya mudik.

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Di tengah riuh arus mudik yang mulai memadati jalur selatan Jawa, ada satu kisah kecil yang menyelinap sunyi di Pos Pengamanan dan Pelayanan Karangkamulyan, Kabupaten Ciamis, Rabu (18/3/2026). 

Bukan tentang deru kendaraan yang terus berdatangan, bukan pula soal padatnya lalu lintas menuju kampung halaman, melainkan tentang kepedulian seorang anggota Provos Polres Ciamis bernama Aipda Agus Narto yang memilih berhenti sejenak untuk menolong seorang pria lanjut usia yang berjalan kaki sendirian.

Saat sebagian orang sibuk menghitung volume kendaraan dan memantau kepadatan jalur mudik, Agus yang tengah berjaga justru menangkap pemandangan berbeda di depan pos. 

JALAN KAKI - Saepul Toni (63) yang hendak pulang ke Karanganyar, Kebumen dengan berjalan kaki selama kurang lebih 20 hari kemudian dibantu oleh anggota Provos Polres Ciamis dengan mengantarkan ke terminal bus tipe A Kota Banjar, Rabu (18/3/2026).
JALAN KAKI - Saepul Toni (63) yang hendak pulang ke Karanganyar, Kebumen dengan berjalan kaki selama kurang lebih 20 hari kemudian dibantu oleh anggota Provos Polres Ciamis dengan mengantarkan ke terminal bus tipe A Kota Banjar, Rabu (18/3/2026). (Istimewa/ Dok. Aipda Agus Narto)

Seorang pria lansia berjalan pelan, menatap ke kanan dan ke kiri, seperti sedang menimbang arah, seperti juga sedang menahan lelah yang tak lagi bisa disembunyikan.

Agus, anggota Provos Polres Ciamis yang mendapat tugas di Pos Pelayanan Karangkamulyan, mengaku nalurinya langsung berkata bahwa pria itu membutuhkan bantuan.

“Awalnya saya sedang nge-pos di Karangkamulyan. Lagi standby, saya lihat ada bapak-bapak jalan kaki sambil melirik kanan, melirik kiri. Mungkin dalam hati saya, bapak ini lelah atau sedang butuh bantuan,” ujar Agus.

Baca juga: Satgas Pastikan Stok Bahan Pokok di Ciamis Aman Jelang Lebaran 2026 Harga Beras dan Migor Sesuai HET

Ia lalu keluar dari pos dan menghampiri pria tersebut. Dengan pertanyaan sederhana, Agus membuka percakapan yang kemudian mengungkap kisah panjang penuh perjuangan.

“Saya tanya, ‘Bapak mau ke mana?’ Beliau bilang mau ke Karanganyar, Kabupaten Kebumen. Saya tanya lagi dari mana, katanya dari Cikarang. Saya kaget waktu tahu beliau jalan kaki,” katanya.

Agus menyebut, sebagai personel kepolisian dan sesama anak bangsa, ia memiliki kewajiban untuk membantu karena menurutnya sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama.

Terlebih karena Polres Ciamis juga memiliki Slogan Polisi Baik Harapan Masyarakat, agar hal itu tidak hanya sekedar kata, itulah yang Agus lakukan sebagai aksi nyata.

"Bapak Kapolres Ciamis AKBP H. HIdayatullah sering berpesan kepada anggotanya, agar kami bisa selalu melayani masyarakat sepenuh hati," tambahnya.

Kalimat itu sederhana, tapi terasa kuat di tengah suasana mudik yang identik dengan kesibukan, kepadatan, dan kelelahan. 

Pria lansia yang ditolongnya itu adalah Saepul Toni (63) yang hendak pulang ke Karanganyar, Kebumen

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved