Breaking News
Minggu, 12 April 2026

Bupati Ciamis Soroti Maraknya Judi Online dan Ancaman Penyimpangan Digital

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyoroti maraknya pengaruh negatif dunia digital terhadap generasi muda

Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/Ai Sani Nuraini
TARLING - Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyoroti maraknya pengaruh negatif dunia digital terhadap generasi muda, termasuk praktik judi online yang kini disebut mulai merambah masyarakat di Kabupaten Ciamis saat melaksanakan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al Ikhlas, Desa Bayasari, Kecamatan Jatinagara, Rabu (4/3/2026) malam. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini


TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyoroti maraknya pengaruh negatif dunia digital terhadap generasi muda, termasuk praktik judi online yang kini disebut mulai merambah masyarakat di Kabupaten Ciamis.

Hal tersebut disampaikan Herdiat saat melaksanakan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al Ikhlas, Desa Bayasari, Kecamatan Jatinagara, Rabu (4/3/2026) malam.

Dalam kesempatan itu, Herdiat mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial.

Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini membuat arus informasi sangat cepat menyebar, baik informasi positif maupun negatif.

“Perkembangan teknologi ini luar biasa. Informasi bisa menyebar hanya dalam hitungan menit. Karena itu harus disikapi dengan bijak, terutama oleh generasi muda,” ujar Herdiat.

Baca juga: Driver Ojol Ciamis Berharap Bonus Hari Raya Cair H-7 Lebaran

Ia mengaku prihatin dengan fenomena judi online yang kini disebutnya mulai menjadi tren di masyarakat.

Menurutnya, tanpa pengawasan yang baik dari keluarga, anak-anak maupun masyarakat bisa dengan mudah terjerumus pada praktik tersebut.

“Kalau tidak diawasi dengan sungguh-sungguh, anak-anak kita bisa terjerumus pada hal-hal yang tidak kita inginkan, seperti judi online dan hal negatif lainnya,” katanya.

Selain judi online, Herdiat juga menyinggung kekhawatirannya terhadap berbagai penyimpangan perilaku di ruang digital, termasuk fenomena kelompok LGBT yang semakin terbuka di media sosial.

Ia juga menyoroti meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang belakangan kerap terjadi di berbagai daerah.

Menurut Herdiat, kasus yang paling memprihatinkan adalah kekerasan seksual terhadap anak karena dapat menimbulkan trauma berkepanjangan bagi korban.

Bahkan, kata dia, korban kekerasan seksual berpotensi mengalami dampak psikologis serius jika tidak mendapatkan pendampingan yang tepat.

Karena itu, ia menegaskan bahwa pendidikan dan pengawasan terhadap anak tidak bisa hanya diserahkan kepada pihak sekolah.

Peran orang tua di rumah dinilai jauh lebih penting karena anak lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved