Rabu, 15 April 2026

6 Kecamatan di Ciamis akan Dilanda Hujan Petir Hari Ini, BMKG Imbau Waspada

Sebanyak 6 kecamatan di wilayah Kabupaten Ciamis akan dilanda hujan petir pada hari ini Selasa (17/2/2026)

Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
Istimewa/Dok. BPBD Ciamis
BANJIR PAMARICAN - Banjir kembali menerjang wilayah Dusun Kubangpari, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (16/2/2026) sore, setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras sejak siang hari. 

Ringkasan Berita:* Sebanyak 6 kecamatan di wilayah Kabupaten Ciamis akan dilanda hujan petir pada hari ini Selasa (17/2/2026). Sisanya akan dilanda hujan ringan menurut prediksi cuaca BMKG di wilayah Priangan Timur

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Sebanyak 6 kecamatan di wilayah Kabupaten Ciamis akan dilanda hujan petir pada hari ini Selasa (17/2/2026). Sisanya akan dilanda hujan ringan menurut prediksi cuaca BMKG di wilayah Priangan Timur.

BMKG mengimbau warga tetap waspada cuaca ekstrem dan puncak musim hujan yang akan terjadi pada bulan Februari ini.

Seperti diketahui bahwa banjir kembali menerjang wilayah Dusun Kubangpari, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (16/2/2026) sore, setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras sejak siang hari.

Sebanyak 164 warga terpaksa mengungsi akibat luapan Sungai Citalahab yang merendam ratusan rumah.

Data sementara dari BPBD Ciamis mencatat, sebanyak 90 jiwa mengungsi di masjid dan 74 jiwa lainnya ditampung di madrasah setempat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca juga: BREAKING NEWS! Banjir Kembali Menerjang Pamarican Ciamis, 164 Warga Mengungsi, 296 Rumah Terendam

Selain Desa Bangunsari, banjir juga berdampak ke wilayah lain yakni Desa Sukahurip.

Di Desa Bangunsari tepatnya Dusun Kubangpari tercatat 260 rumah terendam, sementara di Desa Sukahurip sebanyak 36 rumah terdampak genangan air.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengatakan banjir bandang ini merupakan dampak lanjutan dari jebolnya tanggul sebelumnya.

“Banjir bandang ini merupakan terusan dari kasus tanggul jebol sebelumnya. Meski sudah dibangun TPT untuk menutup tanggul, namun belum mampu menahan derasnya arus Sungai Citalahab, sehingga air kembali meluap dan menggenangi permukiman warga,” ujarnya.

Air mulai masuk ke pemukiman warga sekitar pukul 14.00 WIB dan merendam sedikitnya 10 RT di Dusun Kubangpari.

Hingga berita ini diterbitkan, total rumah yang terendam mencapai 296 unit dari dua desa terdampak. 

Sementara untuk kerugian material masih dalam proses pendataan.


Adapun kebutuhan mendesak para pengungsi di antaranya terpal, kidware, sembako, family kit, perlengkapan anak, serta kebutuhan dasar lainnya.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved