Kronologi Narapidana Lapas Kelas IIB Ciamis Meninggal Dunia
Seorang narapidana Lapas Kelas IIB Ciamis bernama Iwan bin Alimin meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis dan dirujuk ke RSUD Ciamis
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
Ringkasan Berita:* Seorang narapidana Lapas Kelas IIB Ciamis bernama Iwan bin Alimin meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis dan dirujuk ke RSUD Ciamis, Senin (9/2/2026) dini hari* Sekitar pukul 04.25 WIB, jenazah beserta barang milik narapidana diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga di RSUD Ciamis
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Seorang narapidana Lapas Kelas IIB Ciamis bernama Iwan bin Alimin meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis dan dirujuk ke RSUD Ciamis, Senin (9/2/2026) dini hari.
Pihak Lapas memastikan bahwa penanganan medis terhadap narapidana tersebut telah dilakukan sesuai prosedur, mulai dari perawatan di klinik lapas hingga rujukan ke rumah sakit.
Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja) Lapas Kelas IIB Ciamis, James P. Tampubolon, menjelaskan bahwa keluhan kesehatan sudah dirasakan almarhum sejak akhir Januari 2026.
“Pada tanggal 24 Januari 2026, yang bersangkutan mulai dirawat di klinik Lapas dengan keluhan nyeri perut hingga menjalar ke punggung,” ujar James, Selasa (10/2/2026).
Kondisi kesehatan Iwan bin Alimin kemudian memburuk, sehingga pada 25 Januari 2026 pukul 09.30 WIB, ia dirujuk ke IGD RSUD Ciamis.
Baca juga: Banjir Rendam Pamarican dan Cidolog, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Turun Langsung ke Lokasi
Saat itu, keluhan nyeri tak kunjung hilang dan disertai mati rasa pada kedua kaki.
“Yang bersangkutan dirawat inap selama tiga hari, dari tanggal 25 sampai 27 Januari 2026, dengan diagnosis myeloradikulopati thoracal setinggi T7–T8,” jelasnya.
Setelah menjalani perawatan, narapidana tersebut kembali ke Lapas dan dirawat di klinik internal.
Namun pada 29 Januari 2026 pukul 10.50 WIB, kondisinya kembali menurun sehingga harus dirujuk ulang ke RSUD Ciamis.
“Pada rujukan kedua, pasien mengalami hipotensi, sesak napas, serta kelemahan pada ekstremitas bawah. Ia dirawat hingga 4 Februari 2026 dengan diagnosis angina pectoris disertai syok hipovolemik, hipokalemia, dan gastroenteritis akut (GEA) dengan dehidrasi berat,” kata James.
Usai dirawat inap, Iwan kembali menjalani perawatan di Klinik Lapas.
Namun pada 8 Februari 2026 sekitar pukul 23.00 WIB, kondisi narapidana kembali menurun dan dilakukan penanganan darurat oleh perawat Lapas.
“Pada tanggal 9 Februari 2026 pukul 00.20 WIB, yang bersangkutan kembali dirujuk ke IGD RSUD Ciamis berdasarkan rekomendasi dokter dari Puskesmas Ciamis dan hasil koordinasi internal,” ujarnya.
| Aparat Gabungan Razia Penjara Lapas Sumedang hingga Tes Urine untuk Warga Binaan dan Petugas |
|
|---|
| Lapas Ciamis Gelar Razia dan Tes Urine, Warga Binaan dan Petugas Negatif Narkoba |
|
|---|
| Ambulans Tak Bisa Dipakai, Korban Kecelakaan di Sumedang Terpaksa Sewa Angkot, Kadinkes Minta Maaf |
|
|---|
| Identitas Ayah dan Anak Korban Kecelakaan Maut di Jalur Cadas Pangeran Sumedang |
|
|---|
| Petugas Gabungan Amankan Puluhan Barang Terlarang Milik Warga Binaan di Lapas Kelas IIB Tasikmalaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/jelaskankronologigigigigigigigi.jpg)