Sabtu, 11 April 2026

Rumah Warga di Kawali Ludes Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sebuah rumah milik warga di Dusun Lintungpaku RT 004/014, Desa Karangpawitan, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis

Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/istimewa
KEBAKARAN - Petugas Damkar saat memadamkan api yang menghanguskan rumah milik Harun di Dusun Lintungpaku, RT 004/014, Desa Karangpawitan, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis pada Selasa (20/1/2026) malam. 

Ringkasan Berita:* Sebuah rumah milik warga di Dusun Lintungpaku RT 004/014, Desa Karangpawitan, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, ludes dilalap api pada Selasa (20/1/2026) malam
 
* Budi Rahmat mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Sebuah rumah milik warga di Dusun Lintungpaku RT 004/014, Desa Karangpawitan, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, ludes dilalap api pada Selasa (20/1/2026) malam.

Kebakaran yang terjadi bertepatan dengan waktu salat Magrib tersebut diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan peristiwa kebakaran pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 18.15 WIB.

“Laporan kami terima sekitar pukul 18.15 WIB. Petugas dari Pos WMK Kawali langsung bergerak dan tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 18.25 WIB, dengan response time kurang lebih 10 menit,” ujar Budi Rahmat saat dikonfirmasi, Rabu (21/1/2026).

Menurutnya, rumah yang terbakar diketahui milik Harun (55), seorang wiraswasta. 

Baca juga: 27 Kecamatan di Kabupaten Ciamis Hari Ini Akan Diguyur Hujan

Saat kejadian berlangsung, pemilik rumah sedang melaksanakan ibadah salat Magrib berjamaah di masjid.

“Pemilik rumah tidak berada di lokasi saat api mulai membesar. Usai melaksanakan salat berjemaah dan kembali ke rumah, korban kaget mendapati rumahnya sudah dalam kondisi terbakar,” jelas Budi Rahmat.

Melihat kobaran api yang sudah membesar, pemilik rumah kemudian segera meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke Pos WMK Kawali agar segera dilakukan penanganan.

Objek yang terbakar merupakan rumah tinggal permanen dengan luas bangunan sekitar 8 x 12 meter persegi. 

Dalam kejadian tersebut, seluruh bagian rumah dilaporkan habis terbakar, sehingga tidak ada harta benda yang dapat diselamatkan.

“Akibat kebakaran ini, total kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp140 juta,” ungkapnya.

Budi Rahmat memastikan, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka, baik ringan maupun berat. 

Meski demikian, kerugian yang dialami korban cukup besar karena bangunan dan seluruh isinya hangus terbakar.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved