Selasa, 12 Mei 2026

Lapas Kelas IIB Ciamis Gandeng BNNK Perketat Pengawasan, Tes Urine Acak Warga Binaan dan Petugas 

Lapas Kelas IIB Ciamis terus memperkuat komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba. 

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
TribunPriangan.com/Ai Sani Nuraini
TES URINE - Momen saat para warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis melakukan tes urine oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ciamis, Kamis (8/1/2026) sore. 

Ringkasan Berita:
  • Lapas Kelas IIB Ciamis lakukan tes urine acak bagi warga binaan dan petugas untuk cegah penyalahgunaan narkoba.
  • Tes urine bagian dari 15 program Imipas, kerja sama dengan BNNK Ciamis, rencananya rutin tiap bulan.
  • Hasil positif ditindak tegas: warga binaan disidang/isolasi, petugas dilaporkan pimpinan; pencegahan dini prioritas.

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis terus memperkuat komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba. 

Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni dengan menggelar tes urine secara acak terhadap warga binaan dan petugas lapas, bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ciamis di Lapas Kelas IIB Ciamis, Kamis (8/1/2026) sore.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi 15 program di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) yang mulai dijalankan pada awal tahun 2026. 

Program ini menekankan penguatan integritas, pengawasan internal, serta pencegahan dini terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Baca juga: Balad Galuh Ingatkan PSGC Ciamis Tak Lengah Meski Puncaki Klasemen Liga Nusantara

Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, menjelaskan bahwa tes urine ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi pimpinan.

Menurutnya, tes urine dilakukan secara acak tanpa melihat latar belakang perkara warga binaan

Baik narapidana kasus narkotika maupun kriminal umum sama-sama bisa diperiksa. 

Seluruh blok hunian yang terdiri dari Blok A dan B ini juga menjadi sasaran pemeriksaan, termasuk petugas Lapas Ciamis.

“Kami tidak pernah pilih-pilih. Semua dilakukan secara acak, dari semua blok. Tujuannya agar pengawasan berjalan objektif dan adil,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan kali ini, sebanyak 20 orang menjalani tes urine, terdiri dari 10 warga binaan terdiri dari delapan laki-laki dan dua perempuan serta 10 petugas lapas. 

Supriyanto menyebut, meski jumlah sampel masih terbatas, kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam memperkuat pengawasan internal di tahun 2026.

Ia menegaskan, jika dalam pemeriksaan ditemukan hasil positif narkoba, pihak lapas tidak akan ragu mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Untuk warga binaan, akan dilakukan pemeriksaan lanjutan, disidangkan, dan ditempatkan di sel karantina atau isolasi. Sementara jika petugas yang terindikasi positif, hasilnya akan kami laporkan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved