Minggu, 10 Mei 2026

Uher Warga Kertahayu Pamarican Ciamis Terkena Reruntuhan Rumah yang Tertimpa Pohon

Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Ciamis menyebabkan sebuah rumah warga di Desa Kertahayu

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/istimewa
TERTIMPA POHON - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Ciamis menyebabkan sebuah rumah warga di Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, tertimpa pohon albasia tumbang, Kamis (1/1/2026) sore. 

Ringkasan Berita:* Pohon albasia tumbang timpa rumah di Kertahayu Pamarican Ciamis
* Seorang warga bernama Uher luka ringan akibat tertimpa reruntuhan rumah
* Evakuasi dilakukan tim gabungan

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Ciamis menyebabkan sebuah rumah warga di Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, tertimpa pohon albasia yang tumbang, Kamis (1/1/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Pohon albasia berukuran besar tumbang dan menimpa rumah milik warga atas nama Uhen Suhendar (57) yang berlokasi di Dusun Tamansari RT 22/06, Desa Kertahayu.

Akibat kejadian itu, bagian atap rumah pada bagian depan atau teras ambruk sepanjang kurang lebih delapan meter. 

Selain menimbulkan kerusakan cukup parah pada bangunan, insiden tersebut juga menyebabkan korban mengalami luka ringan.

Anggota TAGANA Kabupaten Ciamis, Baehaki Efendi, menjelaskan bahwa korban sempat tertimpa material bangunan rumah saat pohon tumbang.

Baca juga: 120 Pejabat Dilantik Bupati Ciamis di Hari Terakhir Tahun 2025

 

“Korban atas nama Bapak Uhen Suhendar mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan dan langsung dibawa ke Puskesmas Kertahayu untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Baehaki saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Berdasarkan data sementara, kejadian tersebut berdampak pada 1 kepala keluarga dengan 2 jiwa. 

Sementara itu, kini pemilik rumah harus mengungsi karena kondisi bangunan dinilai belum aman untuk ditempati.

“Untuk sementara korban diungsikan ke tempat yang lebih aman sambil menunggu proses evakuasi material dan penanganan lanjutan,” katanya.

TAGANA bersama unsur terkait langsung melakukan berbagai upaya penanganan di lokasi kejadian. 

Langkah yang dilakukan meliputi asesmen awal, gotong royong membersihkan puing-puing bangunan, pemangkasan batang pohon yang tumbang, serta pengamanan area terdampak.

Selain itu, petugas PLN juga diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan jalur listrik yang terdampak akibat tumbangnya pohon. 

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved