Rabu, 8 April 2026

Antisipasi PMK, 2.000 Dosis Vaksin Disebar ke Tiap Kecamatan di Ciamis

Meski belum ditemukan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Kabupaten Ciamis

Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
Tribun Priangan.com/ai sani nuraini
VAKSIN - Meski belum ditemukan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Kabupaten Ciamis, vaksin tetap diberikan 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Meski belum ditemukan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Kabupaten Ciamis, kewaspadaan tetap ditingkatkan.

Pasalnya, Ciamis menjadi salah satu jalur lintasan perdagangan hewan antar-daerah yang rawan membawa bibit penyakit.

Untuk mencegah masuknya PMK, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) mulai menyalurkan 2.000 dosis vaksin ke seluruh kecamatan.

Hewan ternak warga, terutama sapi lokal, menjadi prioritas penerima vaksinasi.

Kepala Disnakan Ciamis, Anton Wahyu R, menegaskan langkah ini adalah bentuk proteksi dini agar peternak tidak dirugikan.

“Alhamdulillah hingga saat ini tidak ditemukan kasus PMK di Ciamis. Namun karena kita merupakan lintasan pedagang hewan, ancaman tetap ada. Vaksinasi ini untuk mencegah hal yang tidak kita harapkan,” jelasnya, Kamis (2/10/2025).

Anton menambahkan, selain sapi, ternak lain seperti domba dan kambing juga akan mendapat vaksinasi. 

Petugas di setiap kecamatan telah disiapkan untuk turun langsung ke lapangan. 

"Kami ingin memastikan kesehatan hewan ternak tetap terjaga agar hasil peternakan masyarakat bisa berkembang,” ujarnya.

Ia menekankan, vaksinasi tidak hanya menyangkut kesehatan hewan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan ekonomi peternak. 

Dengan hewan yang sehat, ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat pun lebih terjamin.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved