Senin, 13 April 2026

Halal Bihalal PGRI Ciamis, Bupati Herdiat Soroti Peran Guru di Era Digital dan Pentingnya Soliditas

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menyoroti pentingnya peran guru sebagai agen perubahan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital

Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/Ai Sani Nuraini
PERAN GURU - Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menyoroti pentingnya peran guru sebagai agen perubahan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital saat menghadiri kegiatan Halalbihalal Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ciamis tahun 2026 di Aula Gedung STIKes Muhammadiyah Ciamis, Selasa (7/4/2026). 

Ringkasan Berita:Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menyoroti pentingnya peran guru sebagai agen perubahan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menyoroti pentingnya peran guru sebagai agen perubahan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ciamis tahun 2026 di Aula Gedung STIKes Muhammadiyah Ciamis, Selasa (7/4/2026).

Menurut Herdiat, guru memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi masa depan, mulai dari jenjang pendidikan TK hingga SLTA.

“Menjadi guru dari tingkat TK hingga SLTA adalah perjuangan besar. Tantangan dan hambatan yang dihadapi tidaklah mudah,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan teknologi oleh siswa, khususnya di usia dini.

“Tidak sedikit anak TK dan SD yang sudah mahir menggunakan teknologi digital. Jika pengawasannya lemah, mereka bisa terjerumus ke hal-hal negatif,” katanya.

Baca juga: Lapas Ciamis Gelar Razia dan Tes Urine, Warga Binaan dan Petugas Negatif Narkoba

Dalam kesempatan tersebut, Herdiat juga mengajak seluruh anggota PGRI untuk menjaga soliditas dan marwah organisasi.

Ia menilai, PGRI merupakan organisasi profesi strategis dengan jaringan luas yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

“Saya berharap tidak ada perbedaan. Satukan visi dan misi untuk menciptakan murid-murid berkualitas,” tegasnya.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran daerah, Herdiat mengakui pemerintah belum sepenuhnya mampu memenuhi harapan kesejahteraan guru.

Namun demikian, ia meminta kondisi tersebut tidak mengurangi semangat dan kebersamaan para pendidik.


Dalam sambutannya, ia juga menyinggung meningkatnya kasus kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Ciamis yang mencapai 83 kasus sepanjang tahun 2025.

Menurutnya, guru harus hadir sebagai teladan sekaligus pelindung bagi peserta didik.

Kegiatan yang dihadiri ratusan anggota PGRI dari seluruh Kabupaten Ciamis ini juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada lima guru berprestasi.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved