Selasa, 12 Mei 2026

RSUD Ciamis Perkuat Layanan TB RO: Diagnosa Cepat, Isolasi Aman, dan Terapi 6 Bulan

RSUD Ciamis Perkuat Layanan TB RO: Diagnosa Cepat, Isolasi Aman, dan Terapi 6 Bulan

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
net
ILUSTRASI - Foto Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini


TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - RSUD Ciamis berkomitmen dalam penanggulangan penyakit menular dengan standar layanan modern. 

Salah satunya melalui penguatan pelayanan Tuberkulosis Resistan Obat (TB RO) yang kini semakin komprehensif, mulai dari diagnosa, fasilitas isolasi, hingga regimen obat terbaru dengan masa terapi lebih singkat.

Direktur RSUD Ciamis, dr. Bayu Yudiawan, mengatakan inovasi pelayanan ini bertujuan bukan hanya untuk menyembuhkan pasien, tetapi juga memutus mata rantai penularan.

“TB RO ini penyakit dengan risiko tinggi. Karena itu, layanan harus cepat, aman, dan terpadu. Dengan diagnosa dini, ruang isolasi bertekanan negatif, hingga obat kombinasi baru, pasien bisa lebih cepat sembuh dan masyarakat lebih terlindungi,” ujarnya, Kamis (25/9/2025).

Melalui penggunaan tes cepat molekuler (TCM), pasien TB dapat diketahui sejak awal apakah masih sensitif atau sudah resisten terhadap obat standar. 

Hasil ini langsung menjadi dasar untuk menentukan pengobatan yang sesuai, tanpa menunggu kondisi pasien memburuk.

Untuk mencegah penularan silang, RSUD Ciamis menyiapkan ruang isolasi dengan tekanan negatif bagi pasien rawat inap TB RO. 

Sedangkan untuk rawat jalan, poli TB RO dibuka terpisah dari pasien umum agar interaksi dapat diminimalisir.

“Prinsipnya, pasien mendapatkan pelayanan yang manusiawi tanpa mengorbankan keselamatan pasien lain,” tambah dr. Bayu.

Salah satu lompatan terbesar adalah adanya regimen obat terbaru yang mampu memangkas durasi terapi dari dua tahun menjadi hanya enam bulan. 

Dukungan ini dilengkapi dengan pemantauan ketat agar pasien taat minum obat dan risiko efek samping dapat terkontrol.

RSUD Ciamis juga berkolaborasi dengan puskesmas untuk memastikan deteksi dini di tingkat layanan primer. 

Pasien maupun kontak erat penderita didorong menjalani skrining, terapi preventif, hingga pemeriksaan gratis.

Ke depan, RSUD Ciamis menargetkan penguatan layanan penyakit infeksi emerging, pembangunan laboratorium biosafety level 2, serta penambahan ruang isolasi tekanan negatif.

“Kalau tantangan teknis dan operasional bisa diatasi, layanan modern ini akan jadi tumpuan kuat Ciamis dalam mendukung target eliminasi TB nasional,” pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved