Kuliner Banjar
Kuliner Murah Tradisional Warung Pepes Lubang dan Sidat Khas Banjar Patroman
Warung Pepes Lubang dan Sidat Khas Banjar Patroman, Kuliner Murah Tradisional yang Mulai Jarang
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
TRIBUNPRIANGAN.COM - Selain menikmati indahnya destinasi dan perjalanan wisata yang menyenangkan, wisatawan juga wajib mencicipi beberapa spot wisata kuliner yang terkenal di sepanjang perjalanan destinasi.
Ada berbagai jenis kuliner yang bisa didapat sepanjang perjalanan, terlebih jika destinasi masih berada di Jawa Barat (Jabar).
Ya, Jabar sendiri terkenal dengan surganya kuliner di seantero tanah air, inilah yang menjadikannya sebagai salah satu daerah yang dijuluki dengan surganya kuliner, terutama kuliner khas sunda.
Kuliner sunda sendiri sudah dikenal sejak dulu kala, yang terus dibawa hingga sekarang.
Banyak restoran hingga rumah makan yang sukses dengan menghadirkan menu khas yang menjadi kebiasaan orang sunda di masa lampau.
Baca juga: Nikmatnya Mencicipi Kuliner Khas Sunda di Warung Nasi Legendaris Ibu Imas Bandung
Bahkan tak jarang, beberapa diantaranya sudah hampir sulit untuk didapat, salah satunya adalah Pepes Lubang dan Sidat Khas Banjar Patroman
Seperti yang kita tahu, Kota dengan julukan lain Patarauman ini, memang terkenal dengan destinasi kuliner khas sunda yang populer dan melegenda.
Banyak warung di kota ini masih mempertahankan berabgai menu khas sebagai menu andalan yang akan terus menerobos lorong waktu.
Pepes sidat dan lubang khas Banjar Patroman sendiri menjadi salah satu jenis makanan lokal yang masih jarang ditemui, bahkan di daerahnya sendiri.
Banjar Patroman adalah daerah yang menjadi batas wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Baca juga: Tasikmalaya Punya Lokasi Kuliner Malam Terfavorit dan Melegenda, Cocok Buat Nongki dan Jajan
Olahan khas Banjar ini berbahan dasar ikan sidat yang tergolong sebagai ikan air tawar. Pepes ini memiliki cita rasa khas perpaduan cita rasa masakan Sunda dan Jawa.
Sidat adalah kelompok ikan yang memiliki tubuh ramping dan memanjang. Ikan ini masuk dalam Ordo Anguilliformes yang sering dikenal sebagai belut di beberapa daerah.
Masyarakat Banjar Patroman mengolah bahan makanan ini menjadi panganan dengan citarasa unik, yakni pepes.
Pepes sidat dan lubang diolah dengan cara mencampurkan daging ikan sidat dengan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, jahe, kemiri,ketumbar, serta gula merah, lalu dibungkus dengan daun pisang.
Setelah itu, pematangan olahan pepes dan lubang diproses dengan cara dikukus.
Baca juga: Pindang Gunung Pangandaran, Kuliner Legendaris Beraroma Honje yang Menggugah Selera
Kuliner Banjar
Banjar Patroman
Kuliner Banjar Patroman
pepes lubang
pepes sidat
ikan sidat
pepes sidat dan lubang
| Tasikmalaya Punya 4 Lokasi Kuliner Malam Terfavorit dan Melegenda, Cocok Buat Nongki dan Jajan |
|
|---|
| Bukan Sekedar Ruang Terbuka yang Asri, Kini Alun-alun Ciamis Jadi Pusat Kuliner Enak dan Murah |
|
|---|
| 13 Tempat Kuliner Terenak di Pangandaran Rekomendasi saat Liburan |
|
|---|
| Libur Akhir Tahun 2025: 5 Kuliner Mulai Rp 15 Ribuan di Taskimalaya Ini Wajib Dikunjungi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Kuliner-Pepes-Sidat-Lubang-Khas-Kabupaten-Patroman.jpg)