Kamis, 30 April 2026

Korban Kedua Ombak Pangandaran Ditemukan Setelah Lima Hari Pencarian

Pencarian hari kelima, Tim SAR gabungan Pangandaran akhirnya berhasil temukan korban terakhir yang tenggelam terseret arus laut.

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: ferri amiril
tribunpriangan.com/padna
Pencarian hari kelima, Tim SAR gabungan Pangandaran akhirnya berhasil temukan korban terakhir yang tenggelam terseret arus laut. 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Pencarian hari kelima, Tim SAR gabungan Pangandaran akhirnya berhasil temukan korban terakhir yang tenggelam terseret arus laut.

Korban bernama Azam (19) ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Azam adalah satu dari dua korban terakhir pemuda asal Cipaku Kabupaten Ciamis Jawa Barat yang terseret arus laut di Pos 5 Pantai Barat Pangandaran, Jum'at (19/4/2024) sekitar pukul 11.40 WIB.

Untuk korban bernama Asep (23) sudah ketemukan pada Senin (22/4/2024) sekitar pukul 12.00 WIB dan sudah disemayamkan di TPU di wilayah Cipaku Ciamis.

Sementara Azam ditemukan mengambang di laut yang jaraknya 500 meter dari lokasi TKP Pos 5 Pantai Barat Pangandaran.

Saat hendak dievakuasi dan di bawa ke RSUD Pandega Pangandaran, pihak keluarga tampak menangis histeris melihat kondisi Azam yang sudah dibungkus kantong mayat.

Korpos SAR Pangandaran, Edwin Purnama menyampaikan, sore ini jenazah Azam sudah ditemukan di laut.

"Azam ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi TKP. Posisinya telungkup mengambang di tengah laut," ujar Edwin melalui WhatsApp, Selasa (23/4/2023) sore.

Selain mengambang, kondisi tubuh Azam banyak lecet-lecet yang mungkin karena sudah cukup lama di laut.

Setelah ditemukan, jenazah Azam langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Pandega Pangandaran untuk dilakukan pemulasaraan.

"Lalu, nanti Azam dibawa ke rumah duka di Cipaku Ciamis," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Asep dan Azam asal Ciamis mengalami laka laut terseret arus di laut depan Pos 5 Pantai Barat Pangandaran, Jum'at (19/4/2024) sekitar pukul 11.40 WIB.

Dua pemuda itu merupakan korban di antara empat orang yang tidak bisa diselamatkan dalam peristiwa tersebut.

Mereka terseret arus laut saat cuaca panas dan berenang di laut Pos 5 yang ada tanda rambu - rambu larangan. Sebelum terseret arus laut, mereka sempat bermain voli pantai bersama teman sebayanya dari Ciamis.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved