Jumat, 15 Mei 2026

Persib Bandung

Penyebab Kekalahan Persib Bandung dari Persijap Jepara Dibeberkan Sang Mantan

Persib Bandung harus mengakui keunggulan Persijap Jepara, pada Super League Indonesia 2025/2026, di Stadion Gelora Bumi Kartini, kemarin

Tayang:
Editor: Dedy Herdiana
Tangkap layar IG Persib
PERSIB VS PERSIJAP - Laga Persijap Jepara vs Persib Bandung, Senin (18/8/2025). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Persib Bandung harus mengakui keunggulan Persijap Jepara, pada Super League Indonesia 2025/2026, di Stadion Gelora Bumi Kartini, Senin (18/8/2025) dengan skor 1-2.

Menurut mantan pemain Persib, Sujana, hal tersebut lantaran pressing ketat yang diterapkan Persijap berjalan dengan baik.

"Persijap mampu melakukan pressing ketat dari awal laga hingga akhir akhir babak kedua, sekitar menit 70," ujar Sujana, saat dihubungi tribun Jabar, Selasa (19/8/2025).

Sujana mengatakan, dengan motivasi tinggi para pemain Persijap, tak membiarkan pemain Persib lama menguasai bola.

"Saat pemain Persib mendapat bola, langsung ada satu dua pemain Persijap yang menutup, sehingga menyulitkan para pemain Persib mengembangkan permainannya," kata Sujana.

Baca juga: Persib Bandung Dikalahkan Tim Promosi Persijap Jepara, Gagal Salip Persija di Klasemen

Strategi pressing yang dijalankan Persijap, kata Sujana, berjalan dengan baik, dan sebaliknya skema permainan Persib tak berjalan.

"Sehingga meski Persijap tak diperkuat pemain bintang, tapi dengan semangat dan motivasi tinggi melakukan pressing dengan konsisten, akhirnya bisa memenangkan laga," ujar dia.

Sujana mengatakan, lini tengah Persib juga terlalu lama dalam mengalirkan bola, sehingga dengan pressing yang diterapkan Persijap, bola kerap terputus sebelum dialirkan ke depan.

"Setelah ada pergantian pemain, di lini tengah Adam Alis masuk, dan Saddil Ramdani masuk, aliran bola ke depan sedikit berbeda," katanya.

Di akhir babak kedua, kata Sujana, Persib mampu menguasai jalannya pertandingan, terus menekan pertahanan Persijap hingga terjadi penalti dan Persib bisa menyamakan kedudukan.

"Hal itu, lantaran di akhir babak kedua mungkin fisik pemain Persijap sudah mulai terkuras, dan memilih lebih bertahan untuk mengamankan poin," katanya.

Tapi sayang, kata Sujana, saat Persib fokus menyarang kecolongan ketika ada serangan balik.

"Para pemain bertahan Persib lebih fokus kepada bola, dan terdapat dua pemain tanpa kawalan, sehingga saat bola dialihkan pemain Persijap lepas dan kembali kebobolan," katanya.

Baca juga: Persib Bandung Kecolongan di Menit Akhir, Penyerang Persijap Tak Terjaga

Tentu, kata Sujana, kekalahan akan menjadi bahan evaluasi, dan motivasi, bagi Persib ke depan.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved