Ukasyah Basry, Remaja dari Keluarga Sederhana yang Jadi Paskibraka

Senyum bangga bercampur haru terpancar dari wajah Yanti Arisandi saat melihat putranya

Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
Tribun Priangan.com/ai sani nuraini
SENYUM BANGGA - Senyum bangga bercampur haru terpancar dari wajah Yanti Arisandi saat melihat putranya, Ukasyah Basry, 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini


TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Senyum bangga bercampur haru terpancar dari wajah Yanti Arisandi saat melihat putranya, Ukasyah Basry, berdiri tegak berseragam putih Paskibra di halaman Pendopo Kabupaten Ciamis, Sabtu (16/8/2025). 

Pagi tadi, Bupati Ciamis resmi mengukuhkan 52 pelajar terbaik sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kabupaten Ciamis tahun 2025.

Di antara puluhan siswa pilihan itu, nama Ukasyah menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMAN 1 Lumbung. 

Bagi Yanti, momen itu lebih dari sekadar seremoni, melainkan wujud nyata dari doa, kerja keras, dan keteguhan hati seorang anak yang sejak SMP bercita-cita untuk bisa berdiri di barisan pengibar Sang Saka Merah Putih.

Lahir di Ambon, 4 Februari 2009, Ukasyah tumbuh dalam keluarga sederhana bersama keluarga sang ibu.

Sejak ayahnya meninggal dunia ketika ia masih duduk di bangku kelas 3 SD, tanggung jawab membesarkan lima anak jatuh sepenuhnya di pundak sang ibu. 

Di tengah keterbatasan itu, semangat Ukasyah tidak pernah padam. Ia dikenal disiplin, ulet, dan selalu berusaha keras mewujudkan cita-cita.

“Tidak pernah saya bayangkan anak saya bisa menjadi anggota Paskibra kabupaten. Sejak kecil dia sudah punya tekad kuat. Alhamdulillah hari ini Allah wujudkan. Saya sangat bangga,” ucap Yanti dengan mata berkaca-kaca.

Bagi pihak sekolah, keberhasilan Ukasyah adalah bukti bahwa kerja keras dapat menembus batas. 

Kepala SMAN 1 Lumbung, Koswara menyebut pencapaian itu menjadi inspirasi bagi siswa lain agar tak pernah berhenti bermimpi.

"Prosesi pengukuhan Paskibra kali ini menjadi sejarah baru, tidak hanya bagi Ukasyah dan keluarganya, tetapi juga masyarakat Kecamatan Lumbung," ungkap Koswara.

Di mata mereka, kehadiran putra daerah yang mampu menembus seleksi ketat hingga tingkat kabupaten adalah kebanggaan sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi.

Saat lagu kebangsaan berkumandang dan Sang Saka Merah Putih dikibarkan nanti di Taman Lokasana Ciamis, semangat Ukasyah akan mewakili bukan hanya dirinya, tetapi juga perjuangan seorang ibu yang membesarkan anak-anaknya dengan penuh cinta, dan harapan sebuah desa agar generasi mudanya terus melangkah maju.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved